Bayar Rp50.000 Sehari, Ini Alasan Orang Tua Titip Bayi di Bidan Pakem
Polisi mengungkap tarif day care ilegal di Pakem Sleman mencapai Rp50 ribu per hari. Orang tua mengaku menitipkan bayi karena sibuk bekerja.
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, BANTUL--Tujuh dari sembilan warga pasien Covid-19 klaster tilik Srigading dipindahkan perawatannya ke Rumah Sakit Lapangan Khusus Covid (RSLKC) Bambanglipuro. Perawatan di RSLKC dinilai lebih representatif untuk perawatan pasien.
Lurah Srigading, Prabawa Suganda pada Rabu (13/10/2021) menjelaskan dari sembilan pasien Covid-19 klaster tilik, hanya tujuh orang yang bersedia dipindahkan ke RSLKC Bambanglipuro. Sementara satu pasien memilih isolasi mandiri di rumah, satu pasien lainnya menolak dipindahkan ke RSLKC.
Dari keterangan Prabawa, sejatinya saat djenguk oleh para tetangga, warga yang sakit tengah menunggu hasil swab. Antara sang anak tidak tahu bahwa sang ibu tengah menunggu hasil swab atau tidak memberitahu warga, akhirnya para tetangga pun berduyun-duyun mejenguk. Saat hasil swab keluar ternyata warga yang dijenguk positif, sehingga muncul klaster.
"Apakah si anak dari ibu yang sakit dan sedang menunggu hasil swab PCR ini tidak memberitahu tetangganya atau bagaimana, saya kurang tahu. Sehingga terjadilah klaster tilik," imbuh Prabawa.
BACA JUGA: Antisipasi Bencana Ekstrem, BPBD Sleman Siagakan EWS di 2 Titik Ini
Sementara itu Kepala Rumah Sakit Lapangan Khusus Covid (RSLKC) Bambanglipuro, Tarsisius Glory juga menjelaskan bila pada Selasa (12/10/2021) petang ada delapan pasien baru masuk ke RSLKC. Kedelapan pasien tersebut berasal dari Kapanewon Sanden, yang disebutkan Glory kemungkinan berasal dari klaster tilik.
Glory menambahkan dirujuknya pasien Covid-19 klaster tilik ke RSLKC karena belum tentu rumah yang dipakai untuk isolasi mandiri representatif digunakan. Sementara bila dirawat di RSLKC sarana dan prasarana serta pengawasan nakes lebih baik ketimbang di rumah.
Lebih lanjut Glory menerangkan delapan pasien asal Sanden yang baru dirujuk ke RSLKC Bambanglipuro memiliki kondisi kesehatan yang baik. Masuk dalam kategori OTG, kebanyakan dari delapan pasien merupakan warga usia rentan antara 50 sampai 60 tahun. "Semuanya wanita dan usianya di atas 50 tahun, semua tanpa gejala. Harapan kita nantinya tidak ada penyakit komorbitnya," tandasnya.
Di sisi lain, sampai saat ini belum ada pasien klaster senam yang dirujuk ke RSLKC. Glory masih menunggu hasil pemeriksaan PCR terhadap anggota keluarga dari enam warga yang dinyatakan positif Covid-19. Setidaknya hingga kini ada 13 orang yang masuk dalam kategori kontak erat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polisi mengungkap tarif day care ilegal di Pakem Sleman mencapai Rp50 ribu per hari. Orang tua mengaku menitipkan bayi karena sibuk bekerja.
Kebakaran Kantor Bupati Bulungan di Kaltara menyebabkan petugas damkar terluka terkena pecahan kaca saat proses pemadaman berlangsung.
SIM keliling Gunungkidul hari ini hadir di Balai Kalurahan Siraman, Wonosari. Cek jadwal lengkap SIMMADE, SIMPITU, dan SIM Station.
Prakiraan cuaca DIY hari ini Kamis 21 Mei 2026, Kota Jogja, Sleman, dan Bantul berpotensi diguyur hujan petir.
Jadwal SIM Kulonprogo Mei 2026, tersedia layanan di Mal Pelayanan Publik Kulonprogo.
Jadwal KA Bandara YIA Xpress Kamis 21 Mei 2026 lengkap rute Tugu Jogja–YIA dan tarif terbaru Rp50.000.