Modus Tukar Uang, 2 WNA Gasak Rp4,2 Juta di Gunungkidul
Dua WNA mencuri Rp4,2 juta di warung Gunungkidul dengan modus tukar uang. Polisi masih memburu pelaku dan imbau warga waspada.
Arus lalu lintas menuju kawasan Pantai Baron, Selasa (25/12/2018)./Harian Jogja-Herlambang Jati Kusumo
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Pemkab Gunungkidul belum bisa memastikan kapan uji coba pembukaan detinasi wisata. Meski demikian, upaya persiapan untuk menyambut pembukaan terus dilakukan.
Salah satunya menyiapkan lokasi untuk pemeriksaan awal bagi bus-bus pariwisata yang akan masuk ke destinasi wisata di Bumi Handayani. Sekretaris Dinas Pariwisata Gunungkidul, Hary Sukmono mengatakan, pemeriksaan awal bus pariwisata dilakukan untuk mengurangi potensi antrean di Tempat Pemungutan Retribusi.
Adapun upaya yang dilakukan dengan menyiapkan tiga lokasi di luar destinasi untuk pemeriksaan. Ketiga tempat yang disiapkan berada di Terminal Semin, Terminal Selang dan Rest Area Bunder.
“Jadi kami lakukan antisipasi agar tidak terjadi kemacetan di TPR, maka bus pariwisata diimbau untuk melakukan scrining awal di kawasan tertentu yang telah disediakan,” kata Hary kepada wartawan, Jumat (15/10/2021).
Dia menjelaskan, di lokasi pemeriksaan awal ini, penumpang bus pariwisata bisa melakukan scan QR Code aplikasi PeduliLindungi di tiga kawasan tersebut. Setelah proses ini selesai, bus akan diberi tanda diperbolehkan masuk kawasan wisata pantai dan tinggal membayar tiket masuk.
BACA JUGA: Simak! Cara Aman Agar Terhindar dari Kejahatan Digital
“Jadi tinggal bayar saja karena pengecekan persyaratan untuk masuk wisata sudah dilakukan di lokasi pemeriksaan awal,” katanya.
Selain itu, sambung dia, hasil koordinasi dengan dinas perhubungan, akses bagi bus pariwisata akan dibuat satu jalur. “Jalurnya nanti bisa melalui TPR Baron atau Jalur Jalan Lintas Selatan,” katanya.
Hary menambahkan, untuk kesiapan dari sisi pengelola wisata, dinas pariwisata juga telah memberikan sejumlah pelatihan. “Upaya pendampingan dan pelatihan kepada pelaku wisata terus dilakukan agar semakin berkembang,” ungkapnya.
Pemkab Gunungkidul sendiri mengajukan 9 kawasan wisata untuk uji coba terbatas. Adapun destinasi wisatanya adalah Kawasan Pantai Baron sampai Seruni (ada 6 pantai), Gua Pindul, Kawasan Gunung Api Purba Nglanggeran, Kawasan Pantai Wediombo (3 Kawasan Pantai), Kalisuci Cavetubing, Bejiharjo Edupark, Gunung Gentong, Gunung Ireng, dan Telaga Jonge. “Untuk pengajuan sudah dikirimkan pada 8 Oktober 2021 lalu,” kata Hary.
Sebelumnya, Bupati Gunungkidul secara khusus meminta kepada Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno agar destinasi wisata di Bumi Handayani bisa segera dibuka. Menurut dia, berbagai persiapan sudah dilakukan, salah satunya melengkapi persyaratan berupa sertifikasi CHSE dan QR code untuk aplikasi Lindungi Peduli.
“Kami berharap bisa segera dibuka karena pembukaan juga menjadi salah satu bagian dari upaya pemulihan ekonomi,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dua WNA mencuri Rp4,2 juta di warung Gunungkidul dengan modus tukar uang. Polisi masih memburu pelaku dan imbau warga waspada.
Jadwal SIM keliling Jogja hari ini digelar di Kantor PJR Prambanan mulai pukul 08.30–13.00 WIB. Berikut syarat perpanjangan SIM.
Inter Milan gagal menang setelah ditahan Hellas Verona 1-1 pada pekan ke-37 Liga Italia 2025/2026 di Giuseppe Meazza.
Dinas Kesehatan Gunungkidul memastikan belum ada kasus hantavirus, namun warga diminta menjaga kebersihan dan waspada penularan.
DisperinkopUKM Kulonprogo mempercepat pendampingan sertifikasi halal gratis bagi UMKM sebelum kuota Sehati DIY ditutup akhir Mei 2026.
PBB mendesak investigasi independen atas dugaan penyiksaan dan kematian tahanan Palestina di pusat penahanan Israel.