DPRD Minta Rest Area di Kulonprogo Bisa Diakses Bukan Pengguna Jalan Tol

Ilustrasi - JIBI/Bisnis.com/Himawan L Nugraha
16 Oktober 2021 08:37 WIB Hafit Yudi Suprobo Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO—DPRD Kulonprogo meminta agar rest area yang disiapkan oleh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) bisa diakses oleh masyarakat maupun bukan pengguna jalan tol. Tempat istirahat ini harapannya terintegrasi dengan jalan biasa.

Ketua DPRD Kulonprogo, Akhid Nuryati mengatakan jika rest area hanya boleh digunakan pengguna jalan tol, dampak keberadaan jalan tol bagi kesejahteraan masyarakat Kulonprogo tidak signifikan. "Kalau rest area hanya dimanfaatkan oleh pengguna jalan tol, saya kira sama saja. Tidak ada inovasinya. Kalau Kulonprogo hanya dilewati, ya sudah, selesai," kata Akhid, Jumat (15/10/2021).

BACA JUGA: Biaya Kereta Cepat Jakarta-Bandung Lebih Mahal dari Usulan Jepang, Pemerintah Kena Jebakan China?

Jika tidak ada inovasi yang dihadirkan di dalam rest area dikhawatirkan pemberdayaan masyarakat bakal dikesampingkan. Integrasi antara jalan umum dan jalan tol menjadi poin yang terus didorong oleh Dewan.

"Rest area bisa dipadukan dengan ruang terbuka hijau. Pemkab harus mewujudkan rest area yang mampu menghadirkan kesejahteraan bagi warga Kulonprogo," ujar Akhid.

Bupati Kulonprogo Sutedjo menilai jalan tol mampu mendongkrak perekonomian warga Kulonprogo. Akselerasi aktivitas ekonomi diharapkan akan melonjak pasca pembangunan tol.

"Harapan kami ada tiga exit toll di Kulonprogo yakni di Sentolo, sebelah utara Kota Wates, dan sisi utara Yogyakarta International Airport. Harapannya, dengan adanya tiga titik exit toll pergerakan ekonomi masyarakat bisa melonjak," kata Sutedjo.