HARIAN JOGJA HARI INI: Langgar Prokes Disanksi Rp50 Juta

Harian Jogja Edisi Kamis (21/10 - 2021).
21 Oktober 2021 05:27 WIB Sunartono Jogja Share :

Langgar Prokes Disanksi Rp50 Juta

JOGJA—DIY berencana memberlakukan sanksi bagi pelanggar protokol kesehatan berupa pidana denda. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DIY menargetkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penanganan Covid-19 selesai pada akhir bulan ini.

Literasi Rendah, Pinjol Gelap Marak

JOGJA—Rendahnya literasifi nansial di sebagian besar masyarakat membuat banyak warga mudah terjerat pinjaman online (pinjol) gelap alias ilegal. Pengamat ekonomi Y. Sri Susilo, mengatakan masyarakat akan berpikir pendek jika ekonomi mereka terdesak.

Tanggul Belum Diperbaiki, Warga Waswas

PUNDONG—Sejumlah warga di Padukuhan Klisat, Kalurahan Srihardono, Kapanewon Pundong mengaku resah. Hal ini terjadi karena tanggul di tepi Sungai Opak yang jebol diterjang banjir saat terjadi Badai Cempaka empat tahun silam, hingga saat ini belum diperbaiki.

Peduli Lindungi Segera Dipasang di Malioboro

UMBULHARJO—Pemkot Jogja segera menerapkan penggunaan QR Code aplikasi Peduli Lindungi di kawasan Malioboro Aplikasi Peduli Lindungi nantinya akan bekerja untuk keperluan pelacakan jika terdapat sebaran kasus Covid-19 di wilayah Kota Jogja.

Jokowi Minta Kepala Daerah Awasi PTM

JAKARTA—Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta para bupati mencapai target vaksinasi dan mengawasi pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas. Pengawasan itu, kata Jokowi, agar tidak terjadi klaster penyebaran Corona.

“Kemarin saya mendapatkan informasi kita sudah menyuntikkan 171 juta  dosis ke rakyat kita dan target kita nanti sampai di akhir Desember akhir tahun itu minimal 270 juta dosis. Masih banyak sekali dalam dua bulan lebih ini yang harus kita lakukan utamanya yang berkaitan dengan vaksin,” kata Jokowi saat membuka Apkasi Otonomi Expo 2021, yang disiarkan di kanal Youtube Sekretariat Presiden, Rabu (20/10).

Wisatawan Gagap Aplikasi

TANJUNGSARI— Penerapan aplikasi Peduli Lindungi di uji coba pembukaan objek wisata di Gunungkidul belum berjalan lancar. Padahal 27 objek wisata telah dibuka seiring turunnya level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).