Kegiatan Seni Budaya Masih Diarahkan ke Daring

Tiga orang penyanyi campursari memeriahkan pentas seni budaya di Desa Kenteng, Kecamatan Ponjong, Kamis (14/3/2019) malam. - Istimewa/Dokumen Sangar Srikandi
21 Oktober 2021 10:47 WIB Catur Dwi Janati Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL - Kendati sudah memasuki PPKM Level 2 pagelaran, konser hingga festival budaya sudah bisa digelar, Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) masih memaksimalkan pertunjukan daring. Pertunjukan secara daring masih dinilai memiliki risiko yang lebih kecil dalam penyebaran Covid-19.

Kepala Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Bantul, Nugroho Eko Setyanto menyampaikan memasuki PPKM Level 2 kegiatan seni dan budaya yang sifatnya di dalam ruangan masih bisa digelar dengan kapasitas 50 persen. "Kalau menempati di dalam ruangan kapasitasnya 50 persen," ujarnya pada Rabu (20/10).

BACA JUGA : Pertunjukan Seni dan Budaya di Jogja Masih Daring

Nugroho menuturkan pada prinsipnya bila suatu pagelaran atau pun pertunjukan lainnya diperbolehkan asal mendapat izin dari Satgas Covid-19 Bantul. "Tergantung dari Satgas, kalau Satgas mengizinkan ya dilaksanakan," tuturnya.

Beberapa waktu lalu Kundha Kabudayan Bantul disebutkan Nugroho telah melakukan konsultasi dengan Kundha Kabudayan DIY. "Masih sama dengan kita, kebijkan kita adalah tetap menggelar masih dengan daring. Belum berani menggelar di masyarakat umum," terangnya.

Bukan tanpa sebab Kundha Kabudayan Bantul masih memaksimalkan pertunjukan daring. Dijelaskan Nugorho, pertimbangan perkembangan kasus Covid-19 juga menjadi acuan pertunjukan masih dioptimalkan daring.

"Kita masih ingin menjaga semuanya berjalan baik lah. Jangan sampai kita nanti menimbulkan klaster baru. Keselamatan masih kita jaga," ungkapnya.

BACA JUGA : Disbud DIY Anugerahi 10 Anak Apresiasi Prestasi Seni 

Agenda pertunjukan kesenian masih ditayangkan melalui Youtube. Setidaknya setiap sepekan sekali berbagai kesenian dipentaskan secara daring oleh Kundha Kabudayan Bantul.