BRIN Gandeng UGM dan UPN Dalami Penyebab Kemunculan Api di Seyegan
BRIN menyelidiki fenomena api misterius di Seyegan dengan metode kromatografi gas. Peneliti akan menguji kandungan gas hidrogen dan metana untuk mengungkap.
Tiga orang penyanyi campursari memeriahkan pentas seni budaya di Desa Kenteng, Kecamatan Ponjong, Kamis (14/3/2019) malam./Istimewa-Dokumen Sangar Srikandi
Harianjogja.com, BANTUL - Kendati sudah memasuki PPKM Level 2 pagelaran, konser hingga festival budaya sudah bisa digelar, Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) masih memaksimalkan pertunjukan daring. Pertunjukan secara daring masih dinilai memiliki risiko yang lebih kecil dalam penyebaran Covid-19.
Kepala Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Bantul, Nugroho Eko Setyanto menyampaikan memasuki PPKM Level 2 kegiatan seni dan budaya yang sifatnya di dalam ruangan masih bisa digelar dengan kapasitas 50 persen. "Kalau menempati di dalam ruangan kapasitasnya 50 persen," ujarnya pada Rabu (20/10).
BACA JUGA : Pertunjukan Seni dan Budaya di Jogja Masih Daring
Nugroho menuturkan pada prinsipnya bila suatu pagelaran atau pun pertunjukan lainnya diperbolehkan asal mendapat izin dari Satgas Covid-19 Bantul. "Tergantung dari Satgas, kalau Satgas mengizinkan ya dilaksanakan," tuturnya.
Beberapa waktu lalu Kundha Kabudayan Bantul disebutkan Nugroho telah melakukan konsultasi dengan Kundha Kabudayan DIY. "Masih sama dengan kita, kebijkan kita adalah tetap menggelar masih dengan daring. Belum berani menggelar di masyarakat umum," terangnya.
Bukan tanpa sebab Kundha Kabudayan Bantul masih memaksimalkan pertunjukan daring. Dijelaskan Nugorho, pertimbangan perkembangan kasus Covid-19 juga menjadi acuan pertunjukan masih dioptimalkan daring.
"Kita masih ingin menjaga semuanya berjalan baik lah. Jangan sampai kita nanti menimbulkan klaster baru. Keselamatan masih kita jaga," ungkapnya.
BACA JUGA : Disbud DIY Anugerahi 10 Anak Apresiasi Prestasi Seni
Agenda pertunjukan kesenian masih ditayangkan melalui Youtube. Setidaknya setiap sepekan sekali berbagai kesenian dipentaskan secara daring oleh Kundha Kabudayan Bantul.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BRIN menyelidiki fenomena api misterius di Seyegan dengan metode kromatografi gas. Peneliti akan menguji kandungan gas hidrogen dan metana untuk mengungkap.
Insentif guru madrasah non-ASN mulai cair akhir Juni 2026 sebesar Rp1,5 juta. Simak detail lengkapnya di sini.
IHSG menguat ke level 6.321 pada Rabu, investor wait and see keputusan suku bunga BI dan The Fed. Simak analisis lengkapnya.
Sebanyak 4.576 personel gabungan amankan aksi demo di Jakarta, Rabu 17 Juni 2026. Simak titik lokasi dan jadwalnya.
Lionel Messi cetak hattrick saat Argentina kalahkan Aljazair 3-0 di Piala Dunia 2026. Simak jalannya laga dan kontroversinya.
Harga pangan nasional terbaru 17 Juni 2026. Cabai rawit Rp73.000/kg, telur Rp29.550/kg, cek daftar lengkapnya.