Guru Positif Covid Tetap Mengajar, 8 Murid SDN Sukoharjo Sedayu Kena Corona

Ilustrasi. - Freepik
21 Oktober 2021 14:57 WIB Jumali Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL - Pembelajaran tatap muka (PTM) di SDN Sukoharjo, Argodadi, Sedayu, Bantul ditutup sementara setelah delapan siswa SDN Sukoharjo tertular virus Corona oleh guru yang positif Covid-19 tapi nekat mengajar. 

Kepala Bidang Sekolah Dasar, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Bantul Edy Sutrisno mengatakan delapan siswa tersebut terpapar virus dari guru positif Covid-19. 

BACA JUGA: Tomi & Nani Sate Beracun Ternyata Belum Putus: Terima Kasih Atas Cintamu yang Luar Biasa

"Sementara kegiatan PTM di tempat itu kami tutup. Sampai semua yang positif dinyatakan sembuh," katanya, Kamis (21/10/2021). 

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bantul Agus Budi Raharja mengatakan munculnya klaster sekolah itu berawal dari klaster takziah di Argorejo, Sedayu. Saat itu ada satu warga suspek Covid-19 meninggal dunia. Oleh rumah sakit, jenazah warga itu diminta dikebumikan dengan protokol kesehatan tetapi ditolak oleh warga. "Alhasil, dilakukan pemakaman tanpa prokes dan ada tahlilan," jelasnya. 

Dalam perkembangannya, 2 Oktober 2021 muncul hasil swab bagi jenazah suspek tersebut. Hasilnya, jenazah tersebut positif Covid-19. Satgas Kapanewon Sedayu pun melakukan tracing, testing, dan treatment kepada kontak erat. Dari tracing awal didapatkan dua orang anggota keluarga jenazah positif Covid-19. Salah satu anggota keluarga tersebut adalah guru. 

Tracing kemudian dilanjutkan dan mendapatkan tiga orang positif. Ketiga orang itu adalah seorang guru, anak guru tersebut dan satu karyawan swasta. Tracing juga dilakukan kepada seorang karyawan sekolah dan guru yang juga anaknya terpapar positif Covid-19. 

"Hasilnya ada delapan siswa SD positif dan terpapar dari guru yang mengajar dan diketahui positif," katanya.