Viral Mobil Pelat Merah Halangi Ambulans di Demakijo, Ini Klarifikasi Pemkab Sleman
Video mobil pelat merah diduga menghalangi ambulans di Demakijo Sleman viral. Pemkab Sleman memastikan kendaraan tersebut bukan aset pemerintah daerah.
Koperasi Serba Usaha (KSU) Swaloka mengikuti Koperasi-UKM Expo 2021 yang digelar Dinas Koperasi-UKM Sleman di Hartono Mall, Sabtu (30/10/2021)./Harian Jogja-Abdul Hamid Razak
Harianjogja.com, SLEMAN—Tak hanya pelaku UMKM, pelaku usaha yang bergerak di bidang koperasi juga merasakan manfaat saat mengikuti Koperasi-UKM Expo 2021 yang digelar Dinas Koperasi-UKM Sleman. Pameran yang digelar 28-31 Oktober di Hartono Mall ini diisi dengan berbagai kegiatan.
Bendahara Koperasi Serba Usaha (KSU) Swaloka, Sri Mirahsih mengatakan koperasi yang bergerak di bidang jasa pendidikan ini mengapresiasi kegiatan tersebut. Alasannya, sejak dua tahun terakhir aktivitas perekonomian termasuk koperasi juga terdampak pandemi Covid-19. "Kami yang bergerak di bidang jasa pendidikan juga terdampak pandemi," kata perempuan yang akrab disapa Mira kepada Harian Jogja, Sabtu (30/10/2021).
Kehadiran Koperasi-UKM Expo 2021, kata Mira, memberi angin segar bagi KSU Swaloka untuk bangkit. Mereka bergerak mempromosikan KSU Swaloka kepada masyarakat yang datang. "Kami promosikan KSU Swaloka kepada masyarakat, pelajar dan orang tua yang datang ke mall. Alhamdulillah responsnya bagus," katanya.
Beberapa pengunjung, kata Mira, masuk dalam daftar (listing) untuk mengikuti program pendidikan yang ditawarkan oleh KSU Swaloka. Koperasi ini menawarkan berbagai kursus seperti bahasa Indonesia, Inggris, Jawa baik online maupun offline. Selain itu, koperasi ini juga merintis usaha di sektor kuliner.
Duta Koperasi
Untuk lebih memasyarakatkan koperasi, pada event tersebut juga digelar pemilihan Duta Koperasi. Pemilihan ini menjadi yang pertama di DIY. Pemilihan melibatkan generasi muda yang kreatif dan enerjik agar keberadaan koperasi bisa semakin aplikatif menyambut Revoluasi Industri 4.0.
Kepala Bidang Koperasi Dinkop-UKM Sleman, Teguh Budiyanta mengatakan gerakan koperasi saat ini membutuhkan sosok yang memiliki ide kreatif dan inovatif dari kalangan generasi muda. Keberadaan Duta Koperasi ini nanti berperan menyosialisasikan koperasi kepada masyarakat.
"Pemilihan Duta Koperasi ini diharapkan mampu memotivasi masyarakat koperasi di Sleman agar mampu mengembangkan usahanya secara lebih mandiri. Duta Koperasi juga akan menginformasikan program Dinas Koperasi agar bisa lebih dipahami masyarakat," katanya.
"Kami yakin dengan kemampuan yang dimiliki generasi muda saat ini, gerakan koperasi akan semakin berkembang. Apalagi mereka merupakan aset terbesar bangsa Indonesia dalam kaitannya dengan bonus demografi," kata Teguh.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Video mobil pelat merah diduga menghalangi ambulans di Demakijo Sleman viral. Pemkab Sleman memastikan kendaraan tersebut bukan aset pemerintah daerah.
Bedah buku berjudul Menang Sekejap Lost Forever: Fenomena Tragis Judi Online yang Menjerat 4 Juta Orang Indonesia digelar di Balai Padukuhan Kliripan
Jadwal SIM Gunungkidul September 2026 tersedia di Satpas, SIM Keliling, SIMMADE hingga layanan malam. Simak lokasi dan syaratnya.
Jadwal SIM Keliling Polda DIY September 2026 lengkap dengan lokasi, jam layanan, syarat, biaya SIM A dan SIM C.
Pembangunan SPPG di Karangbendo Banguntapan belum jelas. Warga menyoroti lokasi dekat permukiman dan khawatir polusi hingga kekeringan air.
Dekranasda Daerah Istimewa Yogyakarta mendorong industri kecil dan menengah (IKM) kerajinan terus berinovasi agar mampu memperluas pasar hingga mancanegara