Advertisement
2 Jembatan Dibangun di Maguwoharjo dan Kalitirto, Salah Satunya Jembatan Gantung
Ilustrasi - Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN—Pemerintah akan membangun jembatan baru di Sanggrahan, Maguwoharjo, Depok, Sleman, pada tahun ini. Jembatan gantung yang menghubungkan Kalurahan Kalitirto-Jogotirto, Berbah juga akan dibangun tahun ini.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.4 Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) DIY Julian Situmorang mengatakan pembangunan kedua jembatan tersebut menelan biaya APBN sebesar Rp9,2 miliar. "Sosialisasi pembangunan jembatan ini kepada warga sudah dilakukan. Tinggal pelaksanaannya," kata Julian, Rabu (3/11/2021).
Advertisement
BACA JUGA: Pembangunan Gedung Pencakar Langit Melebihi 500 Meter di China Dilarang
Menurut dia, jembatan yang dibangun di Sanggrahan merupakan jembatan baru. Warga akan memanfaatkan talang Selokan Mataram sebagai akses untuk menyeberangi Kali Grojogan. "Selama proyek pembangunan jembatan tersebut ditutup dan kami minta warga menggunakan jalan lainnya," kata Julian.
Menurutnya, pembangunan jembatan baru di Sanggrahan tersebut bertujuan untuk memperlancar akses antardusun. "Selain itu, pembangunan jembatan baru ini juga bisa mengurangi volume kendaraan yang melewati Ring Road," katanya.
Dia menjelaskan, panjang jembatan baru tersebut sekitar 30,8 meter, dengan lebar jembatan total 9 meter. Jenis jembatan yang dibangun merupakan jembatan girder. Jalan yang dilebarkan sekitar 100 meter dari pinggir jalan Ring Road. "Pengerjaan jembatan selesai April 2022, hanya enam bulan," katanya.
Selain jembatan Sanggrahan, pemerintah juga membangun Jembatan Gantung Kalijogo yang menghubungkan Kalitirto dengan Tegaltirto di Berbah. Panjang jembatan ini sekitar 60 meter yang melintasi Sungai Opak. Jembatan gantung ini pada awal 2019 lalu rusak akibat banjir yang melanda kawasan tersebut.
BACA JUGA: BMKG Ingatkan Hujan Deras Rawan Banjir di Sepanjang Bulan November
"Anggaran pembangunan Jembatan Gantung Kalijogo ini satu paket dengan anggaran pembangunan jembatan Sanggrahan," kata Julian.
Kepala Bidang Operasi dan Pemeliharaan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Serayu Opak Pramono berharap agar pembangunan Jembatan Sanggrahan di Sungai Grojogan, Sanggrahan, Maguwoharjo memperhatikan keberadaan Selokan Mataram. "Pembangunan jembatan diharapkan tidak mengganggu Selokan Mataram dari segi teknis," katanya beberapa waktu lalu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
KPK Dalami Komunikasi Bank BJB dan Ridwan Kamil di Kasus Korupsi Iklan
Advertisement
Wisata ke Meksiko Dilarang Bawa Vape, Turis Terancam Penjara 8 Tahun
Advertisement
Berita Populer
- Pemkot Jogja Anggarkan Rp14,8 Miliar Perkuat Drainase 2026
- Ngaku Polisi Saat Beraksi, Begal Motor Diringkus di Pundong Bantul
- Disdukcapil Bantul Catat Paranormal hingga Tabib di Kolom KTP
- Gunungkidul Tunggu Izin Kemendagri untuk Pemilihan Lurah 2026
- Empat Pemuda Mabuk Curi Motor di Pleret, Satu Masih Buron
Advertisement
Advertisement



