Jembatan Tua Kewek Dibongkar Mei, Diganti Struktur Baru
Jembatan Kewek Jogja steril kendaraan, bongkar total Rp19 miliar APBN mulai April 2026. Struktur girder baru 30m, warga alih jalur Abu Bakar Ali untung pedagang
Ilustrasi wisatawan menikmati wisata jip lava tour Merapi, Minggu (26/5/2019)./Harian Jogja-Dok.
Harianjogja.com, SLEMAN—Untuk kesekian kalinya, jip wisata lava tour di lereng Gunung Merapi mengalami kecelakaan. Salah satu jip yang mengangkut wisatawan terguling, Minggu (7/11/2021). Kecelakaan terjadi di wilayah Kalurahan Kepuharjo, Kapanewon Cangkringan. Beruntung, tak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Beberapa penumpang yang terluka langsung mendapat perawatan medis.
Koordinator Sarlinmas Kaliurang, Kiswanto menjelaskan kecelakaan melibatkan satu mobil jip. Saat kejadian, mobil tengah mengangkut tiga orang wisatawan. “Kecelakaan terjadi di dekat Kopi Merapi, Dusun Petung, Kalurahan Kepuharjo sekitar pukul 08.00 WIB. Mobil kemudian langsung dievakuasi sekitar pukul 08.25 WIB,” ujarnya, Minggu.
BACA JUGA: Malioboro Padat: Syarat Masuk Longgar, Protokol Kesehatan Diabaikan
Ia menceritakan kecelakaan tersebut berawal saat mobil jip melaju dengan kecepatan cukup kencang. Saat sampai di sebelah utara Kopi Merapi, pengemudi hilang kendali dan banting setir ke kanan. Akibatnya, mobil jip keluar dari jalur kemudian terguling.
Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini. Ketiga penumpang yang merupakan wisatawan dari Bandung, Jawa Barat, mengalami luka memar dan shock, sedangkan pengemudi jip mengalami dislokasi pergelangan kaki kanan, dislokasi pergelangan tangan kiri dan cedera tulang belikat. Para korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Panti Nugroho, Pakem, untuk mendapatkan perawatan medis. “Untuk penyebab pasti terjadinya kecelakaan, kami belum mengetahui karena masih dalam investigasi,” katanya.
Kepala Dinas Pariwisata Sleman, Suparmono, mengatakan selama ini Dinas Perhubungan Sleman rutin mengecek kelaikan jip wisata yang beroperasi. “Secara rutin ada cek kelayakan yang dilakukan Dinas Perhubungan dan instansi terkait lainnya,” katanya.
Ketua Asosiasi Jip Wisata Lereng Merapi, Dardiri mengatakan jajarannya selalu mengingatkan kepada seluruh pengemudi jip wisata agar memperhatikan kondisi kendaraannya dan mengoperasikannya secara aman. Ia juga memastikan pengecekan kelayakan kendaraan telah dilakukan secara rutin. Bahkan, selama pandemi Covid-19, ada dua kali pengecekan kelayakan kendaraan. Rencananya, pada pertengahan November ini juga dilakukan pengecekan lagi.
“Pengecekan dilakukan untuk kelaikan lampu, rem, hand rem, dan penerapan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Kami selalu mengingatkan agar pengemudi selalu hati-hati,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jembatan Kewek Jogja steril kendaraan, bongkar total Rp19 miliar APBN mulai April 2026. Struktur girder baru 30m, warga alih jalur Abu Bakar Ali untung pedagang
Leo/Daniel naik peringkat BWF usai juara Thailand Open 2026, diikuti perubahan ranking atlet bulu tangkis Indonesia lainnya.
Van Gastel soroti laga tanpa penonton di Liga Indonesia, sambil menikmati musim perdana bersama PSIM Jogja.
Perencanaan dana kurban sejak dini membantu meringankan beban finansial dan membuat ibadah Iduladha lebih teratur dan tenang.
PT KAI Daop 4 Semarang tutup 6 perlintasan sebidang tidak dijaga sepanjang 2026. Langkah tegas diambil demi menekan angka kecelakaan di perlintasan sebidang.
Google uji coba penyimpanan Gmail gratis 5 GB untuk akun baru. Cara dapat 15 GB penuh: tautkan nomor telepon. Simak detailnya.