Malioboro Padat: Syarat Masuk Longgar, Protokol Kesehatan Diabaikan

Malioboro pada Minggu (7/11/2021) malam. - Harian Jogja/Sirojul Khafid
07 November 2021 20:17 WIB Sirojul Khafid Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Malioboro sangat ramai akhir pekan ini. Pada Minggu (7/11/2021) malam, orang-orang memadati jalur pedestrian sisi timur dan barat.

Tidak semua memakai masker dengan baik. Banyak yang membuka masker mereka atau menurunkannya ke dagu. Beberapa pedagang juga tidak memakai masker.

BACA JUGA: Semua Kelurahan di Kota Jogja Bakal Jadi Destinasi Wisata

Petugas penjagaan Malioboro yang jumlahnya sedikit tidak banyak menegur. Teguran hanya diberikan kepada pengunjung yang berada dekat dengan petugas.

Tidak semua jalur masuk Malioboro juga mewajibkan pengunjung melakukan scan QR Code aplikasi Sugeng Rawuh. Pengunjung yang datang dari sirip Malioboro seperti jalan dekat Pasar Beringharjo masuk tanpa pemeriksaan atau scan QR Code.

Padatnya kawasan Malioboro dalam beberapa akhir pekan belakangan ini membuat penjualan pedagang meningkat. “Ekonominya mulai naik saat Sabtu dan Minggu. Pariwisata mulai pulih  kembali,” kata KRT Karyanto Purbo Husodo, Koordinator Paguyuban Pengusaha Malioboro dan Ahmad Yani (PPMAY).

Salah satu pengunjung Malioboro, Anas, datang ke Jogja dengan tujuan berlibur. Pria asal Gresik ini ingin menikmati suasana Jogja bersama istrinya. "Suasananya membuat kami datang lagi ke sini untuk berfoto. Kan banyak lagu-lagu bertema Jogja juga," kata Anas. "Tadi diperiksa juga, disuruh pakai masker. Bagus sih petugasnya."