Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Para tersangka termasuk PP (paling kiri) telah diamankan di Polda DIY beserta barang bukti 1,3 juta butir obat ilegal, Selasa (9/11/2021)/Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, SLEMAN-Seorang guru olahraga di sebuah SMP swasta di Sleman terlibat jaringan pengedar obat ilegal lintas pulau. Secara bertahap, ia bersama tujuh pengedar lainnya diringkus Ditresnarkoba Polda DIY dan terancam hukuman pidana tujuh tahun penjara.
Kasubdit II Ditresnarkoba Polda DIY, AKBP Erma Wijayanti Yusriani, menjelaskan guru tersebut berinisial PP, perempuan warga Kalurahan Margodadi, Kapanewon Seyegan. “Guru di sekolah swasta, mengajar olahraga tingkat SMP,” ujarnya, Selasa (9/11/2021).
PP ditangkap bersama kekasihnya, ZLD, yang juga telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini, pada 7 Oktober lalu. Dalam penangkapan tersebut, polisi menyita barang bukti berupa pil warna putih dengan huruf Y. Penangkapan PP dan ZLD mengawali pengungkapan jaringan besar pengedar obat ilegal.
Keduanya mengaku mendapatkan pil tersebut dari HDR yang berada di Sumatera Utara. Di wilayah itu, polisi meringkus HDR, yang berperan sebagai operator pembelian, tanpa ditemukan barang bukti apa pun. Pengembangan selanjutnya polisi menangkap IRD dan AEP di Jakarta.
Dari situ polisi melanjutkan pengungkapan jaringan ke Bekasi, Jawa Barat, dengan menangkap tiga pengedar, AJW, RTL dan AMT. Dari pengakuan AMT, obat ilegal yang ia dapat bersumber dari AM yang saat ini masih menjadi daftar pencarian orang (DPO).
Tak tanggung-tanggung, dari jaringan ini, polisi mengamankan total sebanyak 1,3 juta butir obat ilegal, yang terdiri dari pil putih bertuliskan huruf Y, pil kuning bertuliskan DMP dan NOVA, Trihexyphenidyl serta Tramadol. AMT menjadi tersangka dengan barang bukti terbanyak, yang menyimpannya di dalam mobil.
“Jadi waktu mengambil barang tersebut, kami menemukan di tempat parkiran, di mobil dekat rumah tersangka tapi di tempat parkiran umum. Ada di dalam mobil itu. Dan memang dalam peredarannya itu barang bukti selalu ada di situ. Jadi tidak turun ke mana-mana. Jadi itu nanti dipaketkan atau mungkin ada permintaan langsung dikirim menggunakan mobil tersebut,” ungkapnya.
Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 196 UU RI No. 36/2009 tentang Kesehatan Jo Pasal 55 ayat (1) angka 1 KUH Pidana, dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara atau denda Rp1 miliar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
OMC di kawasan IKN dimulai dengan penyemaian 800 kg garam untuk memicu hujan dan menambah cadangan air di tengah musim kemarau.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 23 Agustus 2026 tersedia dari pagi hingga malam. Simak jadwal lengkap Yogyakarta-Palur di sini.
Gunung Gandul Wonogiri terbakar dua kali dalam sehari. Sekitar 4 hektare hutan terbakar dan api baru berhasil dipadamkan pukul 20.00 WIB.
Kemenhub memperkuat kesiapan personel SAR menghadapi kecelakaan dan kebakaran kapal melalui pembekalan keterampilan serta SOP keselamatan.
Manchester United mengawali Liga Inggris 2026/2027 dengan kekalahan 0-2 dari tim promosi Hull City di MKM Stadium.