Selamat! Cabai Paku Kembali Terima Penghargaan dari Kementerian PANRB

Ilustrasi cabai - Harian Jogja/Jalu Rahman Dewantara
10 November 2021 09:07 WIB Hafit Yudi Suprobo Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO-Inovasi Cabai Paku (Cabai Pantai Kulonprogo) yang diinisiasi oleh Dinas Pertanian dan Pangan Kulonprogo ditetapkan sebagai pemenang TOP 45 kompetisi inovasi pelayanan publik tahun 2021 oleh Kementerian Pendayagunaan Apartur Negara dan Reformasi Birokrasi RI.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kulonprogo, Muhammad Aris Nugroho, mengatakan acara penyerahan penghargaan dilaksanakan secara virtual oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) kepada Bupati didampingi Kepala Dinas Pertanian dan Pangan berserta OPD lain pada Selasa (9/11/2021).

"Inovasi Cabai Paku yang telah ditetapkan menjadi Top 45 inovasi pelayanan publik tahun 2021 telah melalui seleksi dari 1.609 proposal yang masuk baik dari Kementerian atau lembaga, pemerintah daerah provinsi atau kabupaten dan kota, BUMN dan BUMD," kata Aris Nugroho pada Selasa (9/11/2021).

Dikatakan Aris, dengan masuknya inovasi cabai Paku menjadi top 45 pelayanan publik 2021 mampu menambah semangat semua stake holder dalam mengembangkan agribisnis cabai lahan pantai Kulonprogo ini.

Baca juga: KPK Hibahkan Aset Rampasan Rp55,3 Miliar dari Anas Urbaningrum kepada Pemkot Jogja

"Inovasi Cabai Paku merupakan inovasi pengelolaan Agribisnis secara utuh dari hulu sampai hilir. Dari hulu merubah lahan pasir pantai yang gersang tandus menjadi kawasan sentra produksi cabai yang saat ini merupakan 12 pemasok cabai nasional," ujar Aris.

Lebih lanjut, untuk meningkatkan nilai tawar petani telah dibentuk pasar lelang yang tersebar di 21 kelompok pasar lelang. Dari aspek pengolahan hasil cabai telah dirintis pengolahan hasil cabai pantai oleh Kelompok Wanita Tani menjadi berbagai olahan cabai antara lain abon cabe, olahan sambal dan olahan pedas lainnya.

"Promosi dan pemasaran olahan ini sudah dipasarkan di outlet UMKM Bandara, tomira, toko swalayan, aplikasi TaniKU dan melalui sosial media dan media lainnya," terang Aris.

Ketua Kelompok Tani Bangun Karyo di Kalurahan Garongan, Kapanewon Panjatan, Kulonprogo, mengatakan berdasarkan catatan dari Kelompok Tani Bangun Karyo, lahan pertanian cabai merah di kabupaten Kulonprogo mencapai 750 hektar lahan cabai merah. Mulai dari Trisik sampai dengan Glagah.

"Kalau lahan cabai rawit itu hanya sekitar 10 hektar," kata Sudiro.