JFFE Ingin Hasilkan Kebijakan Pendukung Ekosistem Festival di Jogja

Jogja Festival Forum & Expo digelar di Jogja Expo Center. - Harian Jogja - Abdul Hamid Razak
16 November 2021 20:37 WIB Galih Eko Kurniawan Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL—Jogja Festivals Forum & Expo ingin menghasilkan sebuah kebijakan khusus yang bisa mendukung ekosistem penyelenggaraan festival di DIY secara keseluruhan.

Hal itu diungkapkan Ketua Jogja Festivals Forum, Bram Satya, dalam konferensi pers pembukaan JFFE 2021 di Jogja Expo Center, Bantul, Selasa (16/11/2021). Karena itu, hari ketiga penyelenggaraan diagendakan pertemuan para pemangku kepentingan di DIY untuk bisa mengerucutkan sebuah kebijakan.

“Kebijakan ini penting agar semua penyelenggaraan festival mendapat dukungan dan punya pegangan sebagai aturan bakunya. Karena itu, hari ketiga JFFE jadi semacam hari terpenting pada JFFE kali ini,” tuturnya, Selasa.

Lewat kebijakan itu, para penyelenggara festival diharapkan bisa lebih bersinergi dengan pemerintah maupun pemangku kepentingan lainnya karena sebagai tujuan wisata, Jogja punya nilai lebih yang berbeda daripada daerah lainnya.

Kepala Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata DIY Marlina Handayani menyatakan salut kepada para pelaku festival yang pada masa pandemi yang serba tidak pasti ini, banyak sinergi yang dapat terbangun dalam ekonomi kreatif. Semua dilakukan dengan tetap mematuhi aturan untuk menciptakan kreasi-kreasi baru.

Penasihat Jogja Festivals, KPH Purbodiningrat, menegaskan Jogja memang membutuhkan kebijakan khusus dalam penyelenggaraan festival. Kebijakan itu bisa diwujudkan dalam sebuah peraturan daerah ataupun peraturan gubernur.

Direktur Pengelola Ambarrukmo Group, Haris Susanto, mengungkapkan perusahaannya sebagai salah satu pemangku kepentingan berharap keinginan untuk berkolaborasi dan bersinergi agar Jogja Testival semakin tinggi. Bila ada pintu yang terbuka, silaturahmi serta kolaborasi selanjutnya dapat terbangun,” kata Direktur Pengelola Ambarrukmo Group, Haris Susanto.