Difabel Kulonprogo Diberi Bantuan Laptop hingga Smartphone

Penyaluran bantuan sosial kepada penyandang disabilitas yang berasal dari Kementerian Sosial dan Balai Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Sensorik Netra (BRSPDSN) Bandung di ruang Rapat Dinas Sosial PPPA Kulonprogo, pada Rabu (15/11/2021). Ist - Pemkab Kulonprogo.
17 November 2021 08:57 WIB Hafit Yudi Suprobo Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, WATES--Sebanyak 63 penyandang disabilitas di Kulonprogo menjadi sasaran penerima bantuan asistensi rehabilitasi sosial (ATENSI). Bantuan berasal dari kerja sama yang dilakukan oleh Kementerian Sosial dan Balai Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Sensorik Netra (BRSPDSN) Bandung.

Perwakilan Balai Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Sensorik Netra (BRSPDSN) Bandung, Dian, mengatakan bantuan sosial yang diberikan merupakan tindak lanjut dari hasil asesmen terhadap penyandang disabilitas yang ada di Kulonprogo.

"Terdapat beberapa jenis bantuan dari hasil asesmen yaitu paket sembako dan paket usaha. Bantuan sosial diharapkan dapat menjadi modal awal untuk dikembangkan sehingga nantinya walaupun memiliki keterbatasan, penyandang disabilitas masih bisa mengoptimalkan potensi dirinya di bidang lain," kata Dian pada Selasa (16/11/2021).

Dikatakan Dian, keluarga penyandang disabilitas juga diharapkan untuk mendukung aktivitas yang dilakukan setiap penyandang disabilitas. Keluarga menurut Dian mempunyai peranan penting terhadap peningkatan kualitas hidup setiap penyandang disabilitas.

"Bantuan kepada penyandang disabilitas berbeda-beda. Disesuaikan dengan hasil asesmen tiap penyandang disabilitas. Bantuan sosial berupa laptop, smartphone, sembako 50 kilogram beras, mi instan dan kebutuhan sehari-hari lainnya," ungkap Dian.

Sementara itu, Wakil Bupati Kulonprogo Fajar Gegana, mengatakan dampak pandemi Covid-19 juga dirasakan khususnya kelompok masyarakat yang rentan seperti masyarakat berpenghasilan rendah, lansia, penyandang disabilitas, kalangan muda.

“Pemerintah baik pusat maupun daerah telah berupaya untuk memberikan bantuan sosial dalam upaya membantu masyarakat yang terdampak Covid-19. Semoga bantuan yang diberikan natinya akan berdampak positif terhadap warga, khususnya penyandang disabilitas," kata Fajar.