Sejumlah Siswa SD di Bantul Positif Covid-19 Setelah Dites Acak

Ilustrasi. - ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho
18 November 2021 19:17 WIB Ujang Hasanudin Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL-Sejumlah siswa sekolah dasar (SD) di Bantul dilaporkan terkonfirmasi positif Covid-19 berdasarkan hasil tes Covid-19 acak melalui metode tes swab Polymerase Chain Reaction (PCR) ke sekolah-sekolah yang dilaksanakan pada Selasa (16/11/2021) lalu.

Siswa yang positif Covid-19 tersebut trsebar di sejumlah sekolah, salah satunya di salah satu SD di Kalurahan Srihardono, Pundong. Tercatat ada lima siswa SD yang positif di SD kalurahan tersebut. “Totalnya ada lima siswa yang positif di satu SD di Srihardono,” kata Panewu Pundong, Bangun Rahina, saat dihubungi Kamis (18/11/2021).

Sementara guru dan tenaga kependidikan yang juga dilalukan swab PCR acak di sekolah tersebut hasilnya negatif semua. Bangun mengatakan, petugas dari Puskesmas Pundong sudah langsung melakukan tracing setelah ditemukan lima siswa SD yang positif.

Tracing dilakukan kepada semua yang kontak erat, baik siswa, guru, maupun keluarga dari siswa yang positif tersebut. “Sementara ada 15 orang yang terkena tracing dan sudah dilakukan swab PCR oleh Puskesmas namun hasilnya belum keluar,” kata Bangun.

BACA JUGA: Indonesia Negara Berkembang Pertama yang Menjadi Presidensi G20

Kelima siswa maupun yang kontak erat, kata Bangun, sudah diminta untuk melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing hingga dinyatakan sembuh karena semuanya masuk dalam kategori orang tanpa gejala atau OTG. Tidak hanya siswa SD, namun satu siswa SMP di Kapanewon Pundong juga dinyatakan positif Covid-19 dari hasil swab PCR Acak. “Tepatnya siswa MTs dan sudah dilakukan tracing, jumlahnya satu orang,” ucap Bangun.

Selain di Kapanewon Pundong, siswa SD positif Covid-19 juga ditemukan di Kalurahan Bantul, Kapanewon, Bantul. Sebanyak dua siswa SD yang dinyatakan terkonfirmasi positif di salah satu SD di kalurahan tersebut. “Siswa SD 2 anak [terkonfirmasi positif Covid-19 dari hasil swab PCR acak],” kata Panwu Bantul, Fauzan Mu’arifin.

Dua siswa yang positif di Kalurahan Bantul tersebut saat ini sedang dilakukan tracing dan yang bersangkutan juga sudah diminta isolasi mandiri di rumah karena kategori sehat atau OTG.

Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Bantul, Joko Budi Purnomo mengatakan siswa yang ditemukan positif Covid-19 akan ditindak lanjuti dengan tracing kontak erat sampai tuntas. Pihaknya belum bisa menyampaikan berapa total siswa yang positif dalam kaitannya dengan swab PCR acak karena swab PCR acak masih berlangsung sampai 22 November mendatang.