Target DIY Vaksinasi 100 Persen di November Sulit Tercapai

Foto ilustrasi: Vaksinator menyiapkan vaksin COVID-19 Sinovac dosis kedua sebelum disuntikan ke tenaga kesehatan saat Gebyar Vaksin COVID-19 di Gedung Sasana Budaya Ganesha (Sabuga) ITB, Bandung, Jawa Barat, Rabu (17/2/2021). - ANTARA FOTO/M Agung Rajasa
21 November 2021 11:17 WIB Jumali Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA - Target 100 persen warga DIY tervaksin dosis pertama pada akhir November 2021 dipastikan tidak tercapai. Hal ini menyusul masih banyaknya warga yang belum divaksin dosis pertama.

Ketua Tim Percepatan Vaksinasi DIY Sumadi mengatakan hingga Sabtu (20/11), capaian vaksinasi dosis pertama di DIY mencapai 95,61 persen. Artinya ada sebanyak 4,39 persen penduduk di DIY belum divaksin dosis pertama. Mereka yang belum divaksin rata-rata adalah kelompok lansia dan menempati wilayah pelosok.

"Selain itu juga ada warga yang masih enggan divaksin dan pilih-pilih vaksin. Untuk kelompok lansia dan menempati wilayah pelosok, dalam minggu depan, sudah ada yang akan mendatangi (vaksinasi door to door). Sedangkan yang enggan divaksin dan pilih-pilih vaksin akan kami edukasi," katanya, Minggu (21/11).

Dengan kondisi tersebut, kata Sumadi, maka target 100 persen warga DIY tervaksin dosis pertama pada akhir November tidak tercapai. Pemda DIY menargetkan, 100 persen warga DIY telah divaksin dosis pertama pada Desember mendatang.

"Selain itu, kemarin kami juga minta kepada Diskominfo DIY untuk mengecek data, dari sekian yang divaksin, ada berapa yang benar-benar warga DIY," sambungnya.

Sementara berdasarkan data di Dinkes DIY, dari 2,8 juta sasaran vaksinasi dosis pertama yang telah terealisasi 95,61 persen, Kota Jogja menempati urutan pertama realisasi vaksinasi. Kota Jogja mencatatkan capaian vaksinasi dosis pertama mencapai 100 persen, Sleman sebesar 89,52 persen, Kulonprogo sebesar 84,57 persen, Bantul sebesar 81,27 persen dan Gunungkidul sebesar 77,05 persen.

Untuk vaksinasi dosis kedua, capaian vaksinasi di DIY tercatat 82,7 persen. Di mana,
untuk tenaga kesehatan dari target lebih dari 33.799 sasaran telah tervaksin dosis pertama sebanyak 50.721 sasaran (150,07%) dan 48.955 sasaran untuk dosis kedua (144,84%), dosis ketiga 34.870 sasaran (103,17%).

Untuk pelayan publik dari 334.754 sasaran telah tervaksin dosis pertama sebanyak 673.864 (201,30%), dan dosis kedua 626.628 sasaran (187,19%). Lanjut usia dengan sasaran 472.852 telah tervaksin dosis pertama  364.510 (77,09%), dosis kedua 303.320 (64,15%).

Umum dari 1.726.852 sasaran, dosis pertama 1.264.833 (73,25%), dosis kedua 1.041.421 (60,31%).

"Remaja dari 311.596 sasaran, terealisasi dosis pertama 399.291 sasaran (128,14%) dan dosis kedua 354.606 sasaran (113,80%)," katanya.