Pileg 2024, Golkar Bantul Targetkan 12 Kursi

Penyerahan Pataka Golkar dari Ketua DPD Golkar DIY, Gandung Pardiman (kanan) kepada Ketua DPD Golkar Bantul Paidi di pendpo Gandung Pardiman Center (GPC) Bantul, Minggu (21/11). - Harian Jogja/Ujang Hasanudin.
21 November 2021 20:37 WIB Ujang Hasanudin Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL--Pemilihan umum 2024 masih 2,5 tahun lagi, namun partai politik di Bantul sudah mulai memanaskan mesin politik, salah satunya Golkar. Partai berlambang pohon beringin ini menargetkan tiap daerah pemilihan (Dapil) dapat dua kursi perwakilan atau jika ditotal sebanyak 12 kursi perwakilan di Dewan Prwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bantul dalam pileg 2024 mendatang.

Saat ini ada lima perwakilan dari Golkar di DPRD Bantul dari total enam dapil. Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golkar Bantul, Paidi mengatakan partainya mulai mengkonsolidasikan semua kader Golkar dari tingkat kabupaten, kapanewon, kalurahan, hingga dusun dan RT. Konsolidasi tersebut untuk menggerakan roda organisasi dan pola sikap kader agar sesuai dengan AD/ART partai.

“Konsolidasi organisasi berjalan baik menjadikan ujung tombak, kami mulai menghidupkan mesin politik, mesin politik akan hidup Insyaallah hasilnya 2024 sesuai harapan tiap dapil dua kursi,” kata Paidi, sesuai pengukuhan pengurus DPD Golkar Bantul dan pelantikan Pimpinan Anak Cabang (PAC) atau Pengurus Kapanewon (PK) Golkar se-Bantul periode 2021-2025 di pendopo Gandung Pardiman Center (GPC), Karangtengah, Imogiri, Bantul, Minggu (21/11).

Paidi mengatakan hampir semua pengurus PK Golkar adalah anak muda dengan harapan Golkar berkembang dengan baik sesuai dengan semangat generasi muda. Masing-masing PK ditarget mendapatkan 1000 kader baru hingga 2024 mendatang. Selain itu berbagai program pemberdayaan masyarakat juga sudah disiapkan dan akan disampaikan oleh pimpinan tiap tingkatan sampai paling bawah, “Kalau mesin politik hidup saya yakin mudah meraih cita-cita dua kursi di tiap dapil,” ujar Paidi.

Lebih lanjut Paidi mengatakan sudah sejak beberapa bulan lalu partainya melakukan perekrutan anggota baru dan pembaruan struktur. Dengan harapan pimpinan yang baru di semua tingkatan di Bantul dapat memacu mesin partai sehingga pada pemilu 2024 mendatang Golkar meraih kemenangan baik pileg, pilkada, maupun pilpres.

Ketua DPD Golkar DIY, Gandung Pardiman mengatakan target dua kursi tiap dapil di Bantul merupakan instruksi yang harus dilaksanakan oleh kader Golkar di Bumi Projotamansari. “Syukur tiap kecamatan satu kursi, tapi dua kursi dulu tiap dapil, kalau dua kursi tiap dapil jadi total 12 kursi,” kata Gandung.

Untuk meraih target tersebut pihaknya meminta semua kader Golkar di semua tingkatan bersatu. Semua calon legislatif (caleg) juga harus saling dorong satu sama lain, dalam artian tidak saling sikut menyikut, tidak saling cakar cakaran, karena cita-cita Golkar sama yakni memperjuangkan kesejahteraan rakyat. Kampanye caleg juga diminta tidak lagi menggunakan metode konvensional dengan konvoi sepeda motor seperti sebelum-sebelumnya, namun harus mendatangi dari rumah ke rumah dalam mensosialisasikan visi misi Golkar. “Kampanye harus door to door, face to face. Tak lagi di jalan,” kata Gandung.

Pilpres

Dalam kesempatan tersebut, Gandung memastikan Golkar DIY akan mengusung Airlangga Hartanto yang merupakan ketua umum partai Golkar sebagai calon presiden. Bukan karena alasan sebagai ketua umum. Namun Gandung mengklaim Airlangga sudah jelas kinerjanya dalam penanganan Covid-19 dan peningkatan ekonomi nasional.

Saat ini, kata dia, penanganan Covid-19 di Indonesia sangat baik bahkan terbaik se-Asia, sehingga mengusung Airlangga Hartanto bukan hanya kepentingan Golkar namun kepentingan bangsa, “Lebih baik penanganan Covid-19 ini karena tangan pak Airlangga Hartanto,” klaim Gandung.  

Bahkan anggota DPR RI ini mencurigai hasil survei yang tidak memasukkan Airlangga Hartanto dalam 10 besar meski kinerjanya baik dalam penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional.