Awan Panas Meluncur Sejauh 1,8 Kilometer

Luncuran awan panas Gunung Merapi menuju hulu Sungai Krasak sekitar pukul 12.44 WIB terlihat dari Kawasan Turi, Purwobinangun, Kapanewon Pakem, Sleman, Kamis (7/1/2021). - Harian Jogja/Gigih M Hanafi
21 November 2021 17:37 WIB Lugas Subarkah Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN--Gunung Merapi kembali mengeluarkan awan panas pada Sabtu (20/11/2021). Meski tidak banyak, awan panas masih terus keluar di setiap pekan, dan guguran lava pijar keluar setiap hari.

Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), Hanik Humaida, menjelaskan awan panas teramati pada Sabtu (20/11) pukul 14.33 WIB. "Dengan amplitudo 40 mm, durasi 155 detik dan jarak luncur 1,8 km ke arah barat daya," ujarnya, Minggu (21/11/2021).

Pada hari tersebut, selama 24 jam juga teramati guguran lava pijar sebanyak 19 kali dengan jarak luncur maksimal 1,5 km ke arah barat daya. Kemudian pada Minggu (21/11) dalam periode pengamatan pukul 00.00 WIB-12.00 WIB, teramati 20 guguran lava pijar dengan jarak luncur maksimal 2 km ke arah yang sama.

Berdasarkan analisis morfologi dari Stasiun Kamera Deles 5, Tunggularum, Ngepos, dan Babadan 2, tidak teramati adanya perubahan morfologi yang signifikan baik kubah barat daya maupun kubah tengah. Volume kubah lava barat daya sebesar 1,6 juta meter kubik dan kubah tengah sebesar 2,9 juta meter kubik.