Advertisement
Awan Panas Meluncur Sejauh 1,8 Kilometer
Luncuran awan panas Gunung Merapi menuju hulu Sungai Krasak sekitar pukul 12.44 WIB terlihat dari Kawasan Turi, Purwobinangun, Kapanewon Pakem, Sleman, Kamis (7/1/2021). - Harian Jogja/Gigih M Hanafi
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN--Gunung Merapi kembali mengeluarkan awan panas pada Sabtu (20/11/2021). Meski tidak banyak, awan panas masih terus keluar di setiap pekan, dan guguran lava pijar keluar setiap hari.
Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), Hanik Humaida, menjelaskan awan panas teramati pada Sabtu (20/11) pukul 14.33 WIB. "Dengan amplitudo 40 mm, durasi 155 detik dan jarak luncur 1,8 km ke arah barat daya," ujarnya, Minggu (21/11/2021).
Advertisement
Pada hari tersebut, selama 24 jam juga teramati guguran lava pijar sebanyak 19 kali dengan jarak luncur maksimal 1,5 km ke arah barat daya. Kemudian pada Minggu (21/11) dalam periode pengamatan pukul 00.00 WIB-12.00 WIB, teramati 20 guguran lava pijar dengan jarak luncur maksimal 2 km ke arah yang sama.
Berdasarkan analisis morfologi dari Stasiun Kamera Deles 5, Tunggularum, Ngepos, dan Babadan 2, tidak teramati adanya perubahan morfologi yang signifikan baik kubah barat daya maupun kubah tengah. Volume kubah lava barat daya sebesar 1,6 juta meter kubik dan kubah tengah sebesar 2,9 juta meter kubik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Usai Maduro Ditangkap, Trump Isyaratkan Kuba Jadi Target Berikut
Advertisement
Korea Selatan Perpanjang Bebas Biaya Visa hingga Juni 2026
Advertisement
Berita Populer
- Rumah Warga di Mergangsan Jogja Terbakar Diduga Konsleting
- Ini Modus Kebocoran Tiket Wisata Gunungkidul, Pengujung Wajib Teliti
- Hujan Deras Picu Retakan Tanah, SDN Kokap di Kulonprogo Rawan Longsor
- Rotasi Awal 2026, OPD Kulonprogo Kini Diisi Pejabat Definitif
- Puluhan Petugas TPR Pantai di Gunungkidul Diganti, Begini Alasannya
Advertisement
Advertisement



