Target RPJMD DIY Dikejar di Tahun Terakhir, Kemiskinan Jadi Tantangan
RPJMD DIY 2022-2027 masuk tahun terakhir. Pemda optimistis capai target meski kemiskinan dan ketimpangan masih jadi tantangan.
Ilustrasi pesta kembang api pada perayaan tahun baru/JIBI
Harianjogja.com, SLEMAN-Meski destinasi wisata di Sleman tetap diuka pada libur Natal dan Tahun Baru 2022 (Nataru), Dinas Pariwisata Sleman memastikan tidak akan mengadakan acara perayaan pergantian tahun. Pembatasan juga masih diberlakukan di setiap objek wisata.
Kepala Dinas Pariwisata Sleman, Supramono, menjelaskan kebijakan tidak menutup pariwisata selama libur nataru ini sesuai dengan arahan Pemda DIY. “Destinasi tetap buka tapi tetap dengan pembatasan sesuai PPKM [Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat],” ujarnya kepada wartawan, Senin (23/11/2021).
Pembatasan tersebut diantaranya kapasitas pengunjung setiap objek wisata yang maksimal hanya boleh sampai 25% dari total kapasitas, penerapan protokol kesehatan, penggunaan aplikasi Peduli Lindungi dan fasilitas pendukung lainnya di setiap objek wisata dengan dibuktikan sertifikasi Cleanliness, Health, Safety, Environment Sustainability (CHSE).
BACA JUGA: Debit Air Sungai Code Meningkat, BPBD Ingatkan Warga Jogja Waspada
Diharapkan pengelola dan pengunjung tidak mengadakan pesta perayaan yang dapat menimbulkan kerumunan. Dari Dinas Pariwisata Sleman pada tahun ini juga tidak akan menggelar acara perayaan pergantian tahun. “Biasanya Dinas mengadakan di Kaliurang, tapi kami tidak adakan tahun ini,” ungkapnya.
Untuk mendukung kondusifitas selama nataru, pihaknya juga akan mengawasi objek wisata yang beroperasi. Pengawasan ini bertujuan memastikan peraturan dan protokol kesehatan benar-benar dilaksanakan baik oleh pengelola maupun pengunjung.
Ia mengungkapkan kunjungan wisata di setiap objek wisata di Sleman telah meningkat dalam beberapa waktu belakangan. Maka adanya pembatasan pada momentum nataru besok menjadi sangat penting agar tidak terjadi lonjakan Covid-19.
“Kita belum pernah punya pengalaman setelah libur panjang kemudian Covid-19 nggak meledak. Itu kan belum punya pengalaman. Makanya saya sepakat dengan pembatasan. Hanya pembatasan, tidak menutup,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
RPJMD DIY 2022-2027 masuk tahun terakhir. Pemda optimistis capai target meski kemiskinan dan ketimpangan masih jadi tantangan.
SPMB Jateng 2026 resmi diluncurkan. Daya tampung SMA/SMK negeri hanya 40 persen, gubernur tegaskan tak ada titip-menitip.
UGM dan KAGAMA berupaya manfaatkan rumah Prof Sardjito untuk kegiatan akademik di tengah isu penjualan aset bersejarah.
Kasus penembakan pemuda di Candisari Semarang terungkap. Polisi beberkan kronologi, motif pelaku, hingga peluang restorative justice.
Polda Jabar bongkar penipuan titik dapur MBG, 13 korban rugi Rp1,9 miliar. Pelaku jual akses palsu program pemerintah.
RD Kongo umumkan skuad Piala Dunia 2026, Yoane Wissa jadi andalan. Simak daftar lengkap pemainnya di sini.