RSUD Prambanan Tegaskan Tak Temukan Kelalaian Medis
RSUD Prambanan menyatakan terbuka memberikan penjelasan medis terkait dugaan malpraktik. Audit internal dan eksternal disebut tidak menemukan kelalaian medis.
Konferensi Pers oleh Polres Bantul terkait kasua pencurian dalam keluarga pada Rabu (24/11/2021)./Harian Jogja-Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, BANTUL-DRS, seorang anak yang nekat menjual perabotan hingga genting rumah milik ibunya kini harus mendekam dijeruji besi.
Dari penyidikan, diketahui pelaku menggunakan uang hasil penjualan barang curian itu untuk memberikan hadiah pacarnya yang baru dikenalnya.
DRS mengaku sangat cinta dengan pacarnya yang baru dikenalnya satu bulan. Diceritakan DRS, dia mengenal pacarnya saat ia tengah mendapatkan orderan ojek dari perempuan tersebut.
Sang pacar tidak tahu bila berbagai hadiah yang diberikan merupakan hasil penjualan barang-barang milik ibunya. "Kalau pacar saya lihat TV ya tahu, kalau enggak, ya enggak tahu," ujarnya dalam jumpa pers yang digelar Polres Bantul, Rabu (24/11/2021).
Baca juga: Ibu di Bantul Polisikan Anak karena Jual Perabotan hingga Genting Rumah
Di hadapan media pelaku menyampaikan pesan-pesannya kepada sang pacar yang belum tahu ia sedang diamankan. "Intinya jaga kesehatan aja kalau di rumah, saya enggak ada. Jaga kesehatan dan jangan lupa makan. Jangan lupa jaga kesahatan dan juga jangan lupa makan biar enggak sakit," tandasnya.
Pada saat konferensi pers DRS juga mengutarakan permintaan maafnya kepada sang ibu. "Ibu saya minta maaf, sudah banyak salah. Sudah menjual barang-barang di rumah, saya minta maaf. Saya sudah benar-benar menyesal. Saya sudah banyak dosa dengan ibu, saya minta maaf," tuturnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
RSUD Prambanan menyatakan terbuka memberikan penjelasan medis terkait dugaan malpraktik. Audit internal dan eksternal disebut tidak menemukan kelalaian medis.
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan sebaliknya hari ini berdasarkan data resmi KAI Access.
Pantai Gading dan Ekuador menjadi tim terbaru yang lolos ke babak 32 besar Piala Dunia 2026. Berikut daftar 16 negara yang sudah memastikan tiket fase gugur.
Sleman mencatat 286 kasus kekerasan pada 2025, termasuk 131 kasus KDRT. Program RBI didorong hingga tingkat kalurahan untuk pencegahan.
Ekuador mengalahkan Jerman 2-1 pada laga terakhir Grup E Piala Dunia 2026. Kemenangan ini menjaga peluang La Seleccion lolos ke babak gugur.
Pantai Gading lolos ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 usai mengalahkan Curacao 2-0. Nicolas Pepe mencetak dua gol kemenangan Les Elephants.