Tiga Buah Lokal Jogja Diajukan untuk Sertifikasi Varietas
“Tahun ini kita mau proses (sertifikasi) tiga tanaman lokal. Ada alpukat Surokarsan, pisang Morosebo dan pisang Gendruwo,”
Ilustrasi senjata tajam./JIBI
Harianjogja.com, BANTUL- Jajaran Polsek Bambanglipuro, Bantul, mnangkap empat orang terduga pelaku klitih atau kejahatan jalanan pada Kamis (25/11/2021) dini hari. Keempatnya diduga telah melakukan pembacokan di Jalan Samas.
Empat terduga pelaku klitih yang diamankan semuanya pelajar SMK negeri dan swasta, masing-masing berinisia NF,18, dan DW, 16, keduanya warga Kalurahan Srigading, Kapanewon Sanden; FJ, 18, warga Kalurahan Trirenggo, Kapanewon Bantul; dan TA, 18, warga Kalurahan Tirtosari, Kapanewon Kretek. Dari tangan keempat remaja tersebut turut diamankan satu buah celurit.
Kapolsek Bambanglipuro, AKP Khabibullah mengatakan penangkapan keempat terduga pelaku klitih dilakukan di Jalan Dawetan-Paker Dusun Prenggan, Kalurahan Sidomulyo, Kapanewon Bambaglipuro, sekitar pukul 05.00 WIB, saat mengendarai sepeda motor Honda Beat dan Vario, “Keempatnya diduga rombongan pelaku klithih, karena salah satunya mengaku telah membacok motor honda Scoopy di Jalan Samas,” kata Khabibullah, Jumat (26/11/2021).
BACA JUGA: Korsel Kerahkan Satgas Khusus untuk Melarang Konsumsi Daging Anjing
Penangkapan keempat remaja tersebut bermula dari adanya laporan bahwa sekitar pukul 02.00 WIB ada pengendara motor Beat yang mebawa senjata tajam sambil diseret ke aspal di Jalan Samas. Warga kemudian mengejarnya, namun tidak disangka terdapat dua motor lagi yang masing-masing berboncengan membawa sajam, warga kemudian melarikan diri dengan mencebur ke sungai sementara motornya ditinggal dan kunci motor korban dibawa pelaku.
Selanjutnya pelaku lari ke arah selatan. Sampai Dusun Selo pelaku berpapasan dengan korban FS yang berboncengan dengan YBS, masing-masing warga Sanden dan Kretek, “Dua terduga pelaku yang membonceng sepeda motor mengayunkan sajam ke arah korban dan mengenai motor korban dan korban lari kearah utara selanjutnya pelaku lari kearah selatan,” kata Khabibullah.
Selanjutnya atas kejadian tersebut korban bersama warga berhasil mengamankan dua orang berboncengan motor Honda Beat dengan membawa sajam jenis gir sabuk di utara SMA Negeri Bambanglipuro yang diduga rombongan pelaku dan kedua orang tersebut beserta korban langsung di bawa ke Polres Bantul untuk dilakukan pengembangan.
Setelah tertangkapnya dua orang tersebut, Polsek Bambanglipuro melakukan penyisiran dan menemukan empat terduga pelaku klitih yang diduga masih rombongan dengan dua terduga pelaku yang diamankan oleh warga. Saat ini kasus kejahatan jalanan tersebut masih dalam pemeriksaan di Polres Bantul.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
“Tahun ini kita mau proses (sertifikasi) tiga tanaman lokal. Ada alpukat Surokarsan, pisang Morosebo dan pisang Gendruwo,”
UMKM di RTP Bulak Tabak Kulonprogo mengeluh sepi pembeli saat musim haji 2026, dampak ekonomi dari embarkasi belum terasa.
Polda DIY lakukan asistensi kasus Shinta Komala di Sleman. Dua perkara diusut, polisi pastikan penanganan sesuai SOP.
DPRD DIY memastikan tidak ada pemberhentian guru non-ASN. Penugasan diperpanjang hingga 2026, kesejahteraan tetap dijaga.
Jumlah menara telekomunikasi di Bantul capai 300 unit. Diskominfo sebut minat investasi mulai menurun seiring kebutuhan yang tercukupi.
X batasi unggahan hanya 50 per hari untuk akun gratis. Kebijakan ini dorong pengguna beralih ke layanan berbayar.