Ada Siswa Positif Corona, Sekolah di Gunungkidul Tetap Dibuka

Ilustrasi. - ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho
26 November 2021 18:57 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL- Kepala Balai Pendidikan Menengah Gunungkidul, Agus Muchdiarto memastikan tidak ada penutupan sekolah, meski ada siswa yang dinyatakan positif corona. Hal ini diungkapkan saat dimintai konfirmasi berkaitan dengan hasil skrening corona di sekolah.

"Untuk hasil pastinya belum mendapatkan secara resmi dari Dinas Kesehatan Gunungkidul. Yang jelas tidak ada penutupan sekolah dan pembelajaran tatap muka terus dilaksanakan," kata Agus saat dihubungi, Jumat (26/11/2021).

Menurut dia, penghentian pembelajaran tatap muka hanya dilakukan di kelas yang siswanya dinyatakan positif corona. Sebagai gantinya siswa di kelas tersebut akan menjalani pembelajaran jarak jauh selama 14 hari.

BACA JUGA: Korsel Kerahkan Satgas Khusus untuk Melarang Konsumsi Daging Anjing

"Jadi untuk kelas lain, pembelajaran tatap muka tetap berjalan karena penutupan hanya berlaku untuk kelas yang ada siswa positif corona," ungkapnya.
Agus pun meminta kepada setiap sekolah untuk terus berkoordinasi dengan satgas penanggulanan Covid-19 di kapanewon. "Kalau ada guru yang positif, maka akan diminta menjalani isolasi mandiri selama 14 hari," katanya.