Ribuan PKL Bakal Direlokasi, Begini Respons Pengusaha di Malioboro

Suasana di Jalan Malioboro, Kota Jogja, Minggu (5/9/2021). - Harian Jogja/Gigih M. Hanafi
02 Desember 2021 21:27 WIB Yosef Leon Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Perkumpulan Pengusaha Malioboro Ahmad Yani (PPMAY) tidak mau berkomentar banyak soal rencana relokasi pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Malioboro. Rencana relokasi itu dijadwalkan berlangsung pada awal tahun depan sebagai bagian dari penataan kawasan sumbu filosofi DIY. 

"Itu kebijakan pemerintah dan kita tidak ikut campur. Kami tidak mau berkomentar banyak," kata Koordinator PPMAY, Karyanto Purbohusodo, Kamis (2/12/2021). 

Karyanto mengungkapkan, pihaknya juga tidak mengetahui soal rencana relokasi PKL kawasan Malioboro itu. Pasalnya, sejak didengungkan beberapa waktu lalu pengusaha menilai rencana itu hanya sebatas wacana. Meski bakal terdampak secara langsung, namun pengusaha pertokoan enggan mengomentari kebijakan itu. 

BACA JUGA: Pengusaha Pariwasata di Jogja Mohon Wisata Tak Ditutup Saat PPKM Level 3

"Makanya kalau dimintai tanggapan soal relokasi mereka yang infonya 1 Januari 2022 akan direlokasi ke tempat baru kami masih belum berkomentar, itu biar bagian pemerintah dan kami tidak ikut campur," ujarnya.