Keramahan Warga Jateng Sambut Delegasi IVCA 2026 dari 40 Negara
Duta Besar Belanda Marc Gerritsen sangat terkesan dengan pengalaman bersepeda menyusuri pedesaan di sekitar Candi Prambanan Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.
Timbul Harjana./Istimewa-DPRD Bantul
Harianjogja.com, BANTUL—Pendidikan dan kesehatan menjadi hal utama yang harus diperjuangkan agar masyarakat sehat dan cerdas sesuai dengan visi misi Bupati dan Wakil Bupati Bantul.
Hal tersebut disampaikan oleh Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bantul, Timbul Harjana. “Komitmen kami adalah ingin memajukan pendidikan dan kesehatan,” kata Timbul, Jumat (3/12/2021).
Karena itulah politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini selama tiga periode menjadi anggota Dewan tidak pernah pindah komisi. Timbul masih tetap di Komisi D atau komisi yang membidangi kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan. Menurut dia komisi tersebut sesuai dengan visi misi awal yang dia bawa.
Awal menjadi anggota Dewan, dia prihatin karena biaya kesehatan mahal, harga obat mahal. Padahal selama dia bekerja di bidang farmasi bahan baku obat murah.
Dia pun sadar berbagai kebijakan untuk mensejahterakan masyarakat lahir dari kebijakan atau produk politik. Itulah sebabnya ayah dari satu anak ini masuk partai dan menjadi anggota Dewan untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat.
Dia mengibaratkan bahwa dirinya tidak hanya sekedar prihatin namun bagaimana bisa masuk arena politik atau menjadi pemain bola di dalamnya atau tidak hanya menjadi penonton. Setahun menjadi anggota Dewan, dia langsung menginisiasi adanya peraturan daerah (perda) yang membebaskan biaya perawatan rumah sakit bagi yang tidak mampu sebelum adanya Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. “Perda itu adalah Perda No.13/2010 tentang Sistem Jaminan Kesehatan Dasrah (Jamkesda).
Menurutnya, setiap orang berhak memperoleh pelayanan kesehatan dan berhak atas jaminan sosial yang memungkinkan pengembangan dirinya secara utuh sebagai manusia yang bermartabat untuk dapat memenuhi kebutuhan dasar hidup yang layak dan meningkatkan taraf hidup menuju terwujudnya masyarakat yang sejahtera adil dan makmur.
“Untuk mewujudkan pemenuhan kebutuhan dasar hidup yang layak dan meningkatkan taraf hidup menuju terwujudnya masyarakat yang sejahtera, adil dan makmur, maka perlu ada jaminan kesehatan dari pemerintah. Misi saya adalah masyarakat bisa terberdayakan sesuai amanat UUD 1945, melindungi bangsa, mencerdaskan sampai keadilan sosial,” kata Timbul.
Selain itu, pria kelahiran 18 April 1966 ini juga terus mendorong kemajuan pendidikan di Bantul. Akan tetapi dalam kondisi pandemi Covid-19 banyak anggaran pendidikan dan kesehatan yang tersedot pada penanganan Covid-19.
Timbul berharap tahun depan pandemi sudah melandai sehingga lebih banyak anggaran untuk pelayanan kesehatan dan pendidikan. Tidak hanya layanan pendidikan dan kesehatan namun anggota Dewan dari daerah Pemilihan Kasihan dan Sedayu ini juga mendorong pebaikan infrastruktur yang masih bangak rusak di dapilnya, terutama jalan dan saluran irigasi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Duta Besar Belanda Marc Gerritsen sangat terkesan dengan pengalaman bersepeda menyusuri pedesaan di sekitar Candi Prambanan Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.
Ponsel terasa lemot setelah dipakai lama? Ini penyebab utama smartphone melambat dan cara sederhana mengatasinya.
BYD Atto 3 generasi ketiga resmi meluncur dengan RWD, cas 5 menit hingga 70 persen, dan jarak tempuh sampai 630 km.
Pemerintah memastikan pemulangan sembilan WNI relawan Gaza usai dibebaskan dari penahanan Israel dan tiba di Turkiye.
Alex Marquez resmi absen di MotoGP Italia dan Hungaria 2026 usai mengalami cedera patah tulang selangka dan vertebra saat balapan di Catalunya.
Cristiano Ronaldo membawa Al Nassr juara Liga Arab Saudi usai mencetak dua gol saat menang 4-1 atas Damac.