Pelatikan Kepala OPD Baru di Bantul Tunggu Rekomendasi KASN

Ilustrasi - JIBI
05 Desember 2021 22:27 WIB Ujang Hasanudin Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL—Panitia seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama atau jabatan eselon IIB di lingkungan Pemkab Bantul mengumumkan hasil seleksi tiga besar tiap lowongan kepala organisasi perangkat daerah (OPD) dan kepala badan. Namun untuk pelantikannya masih menunggu rekomendasi dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).

“Tinggal menunggu rekomendasi dari KASN. Kami sudah melaporkan tiga kandidat dari masing-masing formasi ke KASN,” kata Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Bantul, Isa Budi Hartomo saat dikonfirmasi, Minggu (5/12/2021).

Isa berharap rekomendasi KASN segera keluar. Setelah rekomendasi keluar, Bupati segera memilih satu dari tiga orang di masing-masng formasi untuk dilantik menjadi JPT Pratama yang mengalami kekosongan sejak Agustus 2021.

Menurut Isa pemilihan satu dari tiga orang setiap formasi menjadi hak preogratif Bupati Bantul. Sementara, KASN hanya memberikan rekomendasi dari hasil seleksi akhir JPT Pratama dimulai dari pendaftaran, rekam jejak, uji kompetensi, makalah, serta wawancana atau uji gagasan. “Kalau sudah ada balasan dari KASN secepatnya akan ada pelantikan,” ucap Isa.

Ketua Panitia Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Bantul, Helmi Jamharis mengatakan tiga nama dari masing-masing formasi yang lolos seleksi tersebut disesuaikan secara abjad atau bukan berdasar nilai tertinggi. “Keputusan seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Pemkab Bantul pada 2021 bersifat final dan tidak dapat diganggu gugat,” kata Helmi.

Anggota Komisi A DPRD Bantul, Jumakir mengapresiasi tim seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama yang sudah menyelesaikan tahapan seleksi dari awal sampai akhir. Ia berharap satu nama dari tiap formasi yang akan dipilih Bupati nanti adalah nama yang benar-benar menguasai permasalahan yang ada di tiap OPD yang akan dipimpin calon tersebut.

“Siapa pun yang dipilih oleh Bupati ke depan bisa membawa OPD dengan lebih baik, ke depan kalau bisa tetap membuat program atau inovasi yang baru di masing-masing OPD. Selain itu calon harus bisa menyinkronkan dengan visi misi Bupati,” ujar Jumakir.