Kasus Daycare Jogja, Sultan HB X: Harapannya Ini Pertama dan Terakhir
Sultan HB X soroti kasus Little Aresha, tegaskan nol toleransi kekerasan dan dukung proses hukum di DIY.
Kabut tebal terlihat di puncak Gunung Merapi dari kawasan Klangon, Glagaharjo, Sleman, Kamis (23/9/2021)./Harian Jogja-Galih Eko Kurniawan
Harianjogja.com, SLEMAN—Pemkab Sleman menetapkan status tanggap darurat bencana lahar Gunung Merapi menyusul banjir lahar pada Rabu (1/12/2021). Pemkab juga mengirimkan air bersih air untuk warga terdampak banjir.
Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo menjelaskan bencana alam tersebut mengakibatkan dampak kerusakan pada pipa jaringan air bersih di sepanjang aliran sungai yang berhulu di Gunung Merapi dan dimanfaatkan warga di empat Kalurahan. "Kami tetapkan status tanggap darurat bencana lahar hujan unung Merapi sebagai upaya cepat untuk langkah penanganan,” ujar Bupati, Sabtu (4/12/2021).
BACA JUGA: YIA Masuk Daftar Bandara Baru yang Sepi Usai Diresmikan Jokowi
Keputusan tersebut ditetapkan melalui Keputusan Bupati Sleman No.72/Kep.KDH/A/2021 tentang Tanggap Darurat Bencana Lahar Hujan Gunung Merapi. Status ini ditetapkan 2 sampai 15 Desember. Kebijakan itu diambil setelah melalui rapat koordinasi terkait penanganan jaringan air bersih warga yang terputus akibat banjir lahar hujan.
Keputusan tersebut diharapkan dapat mempercepat penanganan bencana di Bumi Sembada. Nantinya, perbaikan jaringan air bersih yang rusak bakal menggunakan pos anggaran belanja tak terduga (BTT). "Kebutuhan yang digunakan berapa? Saat ini masih dihitung untuk kebutuhan riilnya," katanya.
Terkait dengan kebutuhan air bersih bagi warga, Pemkab Sleman telah mendistribusikan air di beberapa titik. Hal ini dilakukan sembari menunggu proses perbaikan jaringan pipa air yang agar kembali bisa digunakan. "Dropping air sudah dilakukan di Kalurahan Hargobinangun, Umbulharjo dan Glagaharjo," ujarnya.
Kustini juga meminta masyarakat di sekitar lereng Gunung Merapi untuk waspada terhadap bahaya lahar hujan Gunung Merapi. "Untuk sementara jangan mendekat ke sungai di lereng Merapi sampai situasi benar-benar aman," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sultan HB X soroti kasus Little Aresha, tegaskan nol toleransi kekerasan dan dukung proses hukum di DIY.
Cek jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Rabu 19 Agustus 2026. Ada lima keberangkatan dari Jogja dan lima dari Kutoarjo.
Catat jadwal KA Bandara YIA reguler dan Xpress dari Tugu Jogja ke YIA maupun sebaliknya, lengkap dengan waktu keberangkatan.
Cek jadwal KRL Palur-Jogja Rabu 19 Agustus 2026, lengkap dari Stasiun Palur hingga Stasiun Yogyakarta.
Cek jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 19 Agustus 2026 dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur, lengkap dengan waktu di setiap stasiun.
Pascagempa NTT, 32 dari 33 titik longsoran telah ditangani. BNPB mencatat 68 orang meninggal dan 213 lainnya luka-luka.