1.000 Sukarelawan di Jogja Dapat Vaksin Booster

Kedatangan 800.000 dosis vaksin Pfizer, Minggu, 3 September 2021, yang merupakan kedatangan tahap 84 dari vaksin yang diadakan pemerintah Indonesia untuk kebutuhan vaksinasi di dalam negeri. - Ist/ Kominfo
08 Desember 2021 08:37 WIB Sirojul Khafid Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA–Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja menyuntikkan vaksin booster kepada sukarelawan penanganan Covid-19. Menurut Wakil Wali Kota Jogja, Heroe Poerwadi, sudah ada 1.000 sukarelawan lebih yang mendapat vaksin booster.

“Sudah dilakukan [vaksinasi booster] untuk sukarelawan yang selama ini ikut penanganan Covid-19. Di samping tenaga kesehatan, sukarelawan yang langsung terlibat, baik dalam proses pemulasaran kemudian pengelolaan lingkungan agar terhindar dari persoalan Covid-19 sudah di-booster,” kata Heroe, Selasa (7/12/2021).

Meski sudah ada sukarelawan yang mendapatkan vaksin booster, Heroe memastikan apabila masyarakat umum belum akan mendapat vaksin booster dalam waktu dekat. Hal ini terutama lantaran jumlah vaksin yang masih terbatas di Kota Jogja.

“Setelah tenaga kesehatan selesai, atas izin dan kebijakan pemerintah pusat, kami memperluas booster bagi mereka yang jadi sukarelawan langsung, yang potensi terpaparnya tinggi,” kata Heroe yang juga Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Kota Jogja.

Jumlah sukarelawan yang mendapat booster ke depannya menyesuaikan ketersediaan vaksin.  Vaksinasi booster dengan jenis Moderna ini dilakukan di berbagai tempat, termasuk di sentra vaksin XT Square. Menurut Kepala Bidang Pencegahan Pengendalian Penyakit dan Pengelolaan Data dan Sistem Informasi Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Jogja, Lana Unwanah, vaksinasi booster sudah berlangsung sejak pertengahan Agustus 2021 lalu. Untuk para tenaga kesehatan (nakes), vaksinasi booster berlangsung di rumah sakit, puskesmas, maupun klinik tempat nakes bertugas.

Heroe mengatakan dalam beberapa hari ke depan, atau akhir Desember 2021 seluruh masyarakat Jogja sudah tervaksin semua untuk dosis pertama dan kedua. “Harapannya akhir tahun bisa selesai, sehingga bisa tercipta herd immunity yang full. Sehingga 2022 tidak ada kekhawatiran apa pun,” katanya.

Lebih lanjut, dia berharap tidak ada varian baru yang muncul. Terlebih ada kabar yang beredar apabila varian baru penularannya lebih cepat dan sebagainya. “Semoga yang sudah kami capai di 2021 jadi bekal kebangkitan di 2022,” kata Heroe.

Per 6 Desember 2021, total suntikan vaksin di Kota Jogja mencapai 1.181.038 dosis atau 199,22% dari target Pemerintah Pusat.