Terungkap! Siskaeee Ternyata Berkali-kali Melakukan Perjalanan lewat YIA

Tangkapan layar ekshibisionisme di Bandara YIA Kulonprogo. - Twitter
09 Desember 2021 21:57 WIB Newswire Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO--Otoritas bandara Kulonprogo telah mengumpulkan data CCTV yang terkait tersangka pamer alat kelamin di bandara tersebut.

Siskaeee sempat beberapa kali melakukan perjalanan melalui Bandara Yogyakarta International Airport (YIA). Aktivitasnya itu terekam kamera closed circuit television (CCTV) di bandara.

PTS General Manager Bandara Yogyakarta International Airport, Agus Pandu Purnama, menyampaikan perempuan yang memiliki nama asli FCN, 23, itu beberapa kali melakukan perjalanan melalui Bandara YIA.

Agus mengatakan Bandara YIA menelusuri aktivitas Siskaeee dan menemukan fakta perempuan asal Sidoarjo, Provinsi Jawa Timur itu pernah melakukan perjalanan melalui Bandara YIA sebanyak empat kali.

BACA JUGA: Merapi Muntahkan Awan Panas Sejauh 2,2 Kilometer ke Arah Kali Bebeng

“Sejak ada kejadian Siskaeee, kami melakukan tracking. Kami juga menulusuri akun. Tanda-tanda yang dimiliki Siskaeee seperti tas, topi, dan sepatu akhirnya menjadi petunjuk. Kami berhasil menemukan akunnya. Di bandara, Siskaeee telah melaksanakan perjalanan sebanyak empat kali,” kata Agus pada Kamis (9/12/2021).

Agus menyebut upaya Bandara YIA menelusuri pelaku eksibisionisme di Bandara YIA itu untuk mendukung penyelidikan polisi. Pemilik akun Siskaeee pada OnlyFans itu berhasil diringkus di Stasiun Bandung beberapa waktu lalu.

“Penelurusan tersebut menghasilkan nama, KTP, dan informasi lain. Data tersebut kami serahkan kepada polisi. Paling tidak kami telah mendukung informasi yang dibutuhkan polisi dalam penyidikan,” jelas Agus.

Diberitakan sebelumnya, Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda DIY, AKBP Roberto Pasaribu, mengatakan hasil pemeriksaan psikologis FCN saat menggelar jumpa pers pada Selasa (7/12/2021).

Roberto menjelaskan FCN kerap merekam maupun memamerkan organ intim kepada orang lain yang tak dikenal. Selain itu, FCN melakukannya di tempat-tempat umum.

Roberto menyebut Siskaeee berharap seseorang melihat atau menonton aksinya itu. “Perilakunya sering impulsif dan kompulsif. Di mana saat yang sama ia merasa gembira, takut, gelisah, dan mendapatkan kepuasan dengan memamerkan kelamin atau bagian tubuh yang lain,” jelas Roberto.

Polisi juga mengungkap motif Siskaeee melakukan aksi ekshibisionisme itu untuk memenuhi kepuasan seksual. Siskaeee juga berharap mendapatkan penghasilan dari aksinya tersebut.

Ia telah melakukan kegiatan merekam maupun mengunggah foto atau video pornografi sejak 2017 sampai saat ini. “Ada tujuh situs yang digunakan FCN untuk memposting setiap konten yang dibuatnya. Di antaranya ada yang sudah di-banned [blokir] dan ada beberapa yang bisa diakses. Dia mendapatkan bayaran.”

Sumber : Solopos.com