DPRD Gunungkidul Siapkan Perda Reklame, Bidik Optimalisasi PAD
DPRD Gunungkidul membahas Raperda Penyelenggaraan Reklame untuk mengoptimalkan PAD, menata reklame, dan memperkuat kepastian hukum.
Pemimpin Pondok Pesantren Al Hikmah Harun Al Rasyid (pakai baju putih) saat mencicipi menu yang disajikan di rumah ayam taliwang Lombok Al Hikmah di Dusun Jlantir 2, Gedangrejo, Karangmojo. Minggu (12/12). /Ist.
Harianjogja.com, KARANGMOJO – Pondok Pesantren Al Hikmah Karangmojo tidak hanya fokus pada pembinaan keagamaan maupun pendidikan formal. Meski demikian, para santri juga akan dibekali dengan ketrampilan, salah satunya di bidang kewirausahaan.
Bentuk dari komitmen ini, pengurus ponpes membuka kuliner rumah makan Ayam Taliwang Lombok Al Hikmah (Atlah) di Dusun Jlantir 2, Gedangrejo, Kapanewon Karangmojo, Minggu (12/12/2021). Pemimpin Ponpes Al Hikmah, Harun Al Rasyid mengaku senang dengan pembukaan tempat kuliner di pinggir jalur wisata di Gunungkidul ini.
Menurut dia, keberhasilan ini berkat adanya kerja sama dengan pengusaha kuliner asal Kecamatan Weru, Sukoharjo, Jawa Tengah. Ide ini muncul setelah adanya pertemuan tentang terkait dengan wacana pengembangan usaha. Bak gayung bersambut, Harun mengakui tertarik untuk bekerjasama karena ada potensi yang sangat baik, khususnya bagi para santri maupun santriwati.
“Kami tidak hanya membekali santri dengan pendidikan agama maupun pendidikan formal, tapi juga mengemembangkan keahlian lain seperti wirausaha. Tapi, saya tidak punya ilmunya sehingga saat ada peluang maka digunakan dengan sebaik-baiknya,” kata Harun seperti rilis yang diterima Harian Jogja, Selasa (14/12).
Dia berharap adanya kolaborasi bersama pengusaha dari Weru, Sukoharjo ini menjadi tempat bagi santri dalam berlatih berwirausaha. Adapun tujuannya memberikan bekal selain ilmu agama karena akan ditambah keterampilan usaha kuliner.
“Nanti bisa membantu saat usaha berjalan mulai dari pelayanan hingga proses produksi pembuatan menu yang menjadi andalan di rumah makan ini. tentunya dengan proses ini, maka pengetahuan para santri akan bertambah,” katanya.
Pembukaan rumah makan ini diawali ngaji bareng di masjid komplek kuliner Ayam Taliwang Lombok Al Hikmah cabang Mbok Karni Weru ini. Selain menyajikan menu kuliner, lokasi ini juga dipergunakan untuk rapat dan didukung fasilitas masjid dan lainnya.
Pemilik kuliner Ayam Taliwang Mbok Karni, Slamet Rahayu menambahkan, kuliner ini memiliki lokasi yang strategis karena berada di jalur wisata. Dia pun berjanji akan memberikan layanan terbaik bagi wisatawan maupun masyarakat. “Saya memang ingin berkolaborasi dengan ponpes dan akhirnya bisa terwujud dengan diluncurkannya rumah makan Ayam Taliwang Lombok Al Hikmah. Santri pun bisa belajar tentang usaha kuliner di sini,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Gunungkidul membahas Raperda Penyelenggaraan Reklame untuk mengoptimalkan PAD, menata reklame, dan memperkuat kepastian hukum.
Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 14 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Karhutla Gunung Bromo di kawasan TNBTS berhasil dipadamkan. Luas area terbakar mencapai 1.120 hektare di empat kabupaten.
Purbaya menyebut penerimaan bea keluar emas nyaris nol. Dari target Rp3 triliun 2026, realisasi hingga Semester I baru 0,03%.
RSUD Panembahan Senopati Bantul meluncurkan Si Banter untuk mempermudah pembayaran tagihan rumah sakit melalui digitalisasi dan QRIS.
Prabowo menyebut Indonesia menghabiskan hingga Rp535 triliun per tahun untuk impor BBM. Pemerintah mendorong kendaraan listrik dan EBT.