Advertisement

PKL Wates Kecewa dengan Penutupan Alun-Alun

Hafit Yudi Suprobo
Rabu, 15 Desember 2021 - 07:47 WIB
Sunartono
PKL Wates Kecewa dengan Penutupan Alun-Alun Suasana alun-alun Wates, Kulonprogo, pada Selasa (14/12/2021). Harian Jogja/ - Hafit Yudi Suprobo

Advertisement

Harianjogja.com, KULONPROGO--Pedagang Kaki Lima (PKL) Wates menyatakan kekecewaannya terkait rencana penutupan Alun-Alun Wates saat malam tahun baru mendatang. Wacana itu dinilai tidak efektif karena kerumunan bisa berpindah ke tempat lain.

Salah satu PKL alun-alun Wates, Budi Raharjo, menyayangkan penutupan alun-alun Wates yang dilakukan oleh Pemkab Kulonprogo. Penutupan alun-alun Wates dinilai merupakan langkah yang tidak efektif. Pasalnya, penutupan alun-alun hanya akan memindahkan mobilitas warga di satu titik ke tempat lainnya.

"Lagian kalau yang ditutup cuma yang di kota terus masyarakat beralih ke tempat lain njuk pripun niku [terus gimana itu]. Walaupun, kami juga memahami posisi Pemkab dengan adanya inmendagri tersebut. Kami tetap menyayangkan penutupan, karena malam tahun baru kan sudah ditunggu-tunggu masyarakat," jelas Budi, Selasa (14/12/2021)

PROMOTED:  Resmikan IKM di Umbulharjo, Dinas Perinkopukm Jogja Berharap IKM Naik Kelas

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kulonprogo, Sudarna, mengatakan upaya koordinasi dengan sejumlah instansi terkait baru dilakukan pada Rabu (14/12/2021) esok. Saat penutupan dilakukan, alun-alun Wates diharapkan bebas atau steril dari segala aktivitas.

"Penutupan Alwa tersebut berdasarkan pada Instruksi Kementerian Dalam Negara (Inmendagri) No.66 tahun 2021 yang mengatur penutupan ruang publik atau alun-alun pada malam pergantian tahun. (Penutupan alun-alun Wates) dimulai pada Jumat (31/12/2021) pukul 00.01 hingga Sabtu (1/1/2022) pukul 24.00," kata Sudarna.

Dikatakan Sudarna, upaya penutupan alun-alun Wates nantinya menggandeng sejumlah organisasi perangkat daerah terkait seperti Satpol-PP Kulonprogo dan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 setempat. PKL yang biasanya menjajakan dagangannya di alun-alun Wates juga diharapkan untuk sementara waktu berdagang di luar area alun-alun Wates.

"Bagi PKL yang berada di alun-alun Wates diharapkan mencari tempat di luar alun-alun Wates. PKL kami minta untuk beradaptasi seperti saat penutupan alun-alun Wates imbas diterapkannya PPKM berjenjang beberapa waktu lalu," jelas Sudarna.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengeluarkan Instruksi Mendagri (Inmendagri) No. 66/2021 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Corona Virus Disease 2019 pada saat Natal Tahun 2021 dan Tahun Baru Tahun (Nataru) 2022.

Dalam Inmendagri tersebut terdapat aturan terkait pembagasan kegiatan masyarakat. Selain itu, Tito juga meminta seluruh alun-alun ditutup pada 31 Desember 2021 hingga 1 Januari 2022. Penutupan alun-alun sendiri tertuang dalam poin h dalam Inmendagri No.66/2021.

Advertisement

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

BPOM Tarik 41 Obat Tradisional dan 16 Kosmetik Mengandung Kimia

News
| Kamis, 06 Oktober 2022, 13:37 WIB

Advertisement

alt

Satu-satunya di Kabupaten Magelang, Wisata Arung Jeram Kali Elo Terus Dikembangkan

Wisata
| Kamis, 06 Oktober 2022, 07:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement