Pria Ditemukan Meninggal di Dalam Mobil di Jalan Affandi Sleman

Ilustrasi. - Freepik
16 Desember 2021 13:27 WIB Lugas Subarkah Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN-Seorang pria ditemukan meninggal dunia di dalam mobil yang terparkir di Jalan Affandi, kalurahan Caturtunggal, Kapanewon Depok, Rabu (15/12/2021) malam. Dari keterangan saksi dan keluarga, korban memiliki penyakit dan kambuh saat kejadian.

Kapolsek Depok Barat, AKP Amin Ruwito, menjelaskan korban adalah M, 41, asal Sumatera Utara. Pria tersebut ditemukan meninggal di dalam mobil Honda Brio bernomor polisi AB 1781 EP. “Korban meninggal saat berada di Jalan Affandi tepatnya di depan rumah makan, pukul 21.10 WIB,” ujarnya, Kamis (16/12/2021).

Peristiwa ini bermula ketika seorang saksi yang merupakan juru parkir di lokasi tersebut melihat korban datang dari arah selatan jalan Effendi menggunakan mobil sekira pukul 19.35 WIB. setelah memarkir mobilnya, korban berjalan kaki ke arah selatan.

Korban terlihat kembali ke mobilnya sekira pukul 20.00 WIB. Namun tak berselang lama, korban keluar lagi dari mobilnya, kali ini dalam kondisi sempoyongan. “Korban sempat akan terjatuh saat keluar dari mobil,” terangnya.

Baca juga: Ini 7 Hal yang Tidak Akan Dilakukan Perempuan Demi Pria

Melihat hal ini, saksi pun langsung berusaha membantu korban untuk duduk di trotoar. Korban muntah. Ketika ditanya, korban mengaku masuk angin. Saksi sempat mengambilkan air dari dalam rumah makan padang untuk diminumkan ke korban, namun korban kembali muntah.

Dalam kondisinya yang lemah, korban pun kembali ke dalam mobil. Saat dicek kembali pada pukul 21.00 WIB, saksi mendapati korban terduduk di kursi kemudi dalam kondisi tidak sadar dan mulut mengeluarkan busa.

Saksi pun memanggil driver ojol yang berada di dekat lokasi kejadian. Tak lama, datang tim medis dari Rumah Sakit Panti Rapih, Dinas Kesehatan DIY dan Polsek Depok Barat. Setelah dipastikan korban meninggal dunia, korban kemudian dibawa menggunakan ambulans menuju RSUP Dr. Sardjito.

Dari keterangan keluarga, diketahui korban mempunyai riwayat sakit diabetes dan hipertensi. “Dengan adanya kejadian tersebut pihak keluarga Korban menerima dengan ikhlas atas kematian korban dan tidak akan menuntut pihak manapun,” katanya.