Daftar Negara Paling Damai GPI 2026, Indonesia Peringkat 69
GPI 2026 menempatkan Islandia sebagai negara paling damai dan Rusia paling tidak damai. Indonesia berada di peringkat ke-69 dunia.
Ilustrasi vaksinasi Covid-19./Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, JOGJA- Pemerintah Daerah (Pemda) DIY menargetkan vaksinasi anak 6-11 tahun untuk dosis pertama selesai akhir Januari 2022. Ada sebanyak 227.000 anak usia 6-11 tahun menjadi target vaksinasi dengan menggunakan vaksin Sinovac dan CoronaVac tersebut.
Ketua Tim Percepatan Vaksinasi DIY Sumadi, mengatakan saat ini ada 227.000 anak usia 6-11 tahun menjadi target vaksinasi. Dari jumlah itu, kemungkinan bisa saja bertambah seiring dengan perkembangan vaksinasi anak. Sebelumnya data di Pemda DIY menyebut ada 264.000 anak SD dan TK jadi target vaksinasi, jumlah itu termasuk siswa yang duduk di kelas 6 SD atau 12 tahun.
"Tapi, kemungkinan [227.000 anak usia 6-11] bisa bertambah. Target kami tetap akhir Januari selesai untuk dosis pertama," kata Sumadi, Jumat (17/12/2021).
Menurut Sumadi, vaksinasi anak usia 6-11 tahun secara resmi di DIY baru akan digelar Sabtu (18/12/2021) di Wana Bhakti Yasa, Umbulharjo, Amongrogo, Kota Jogja. Setelah kickoff vaksinasi di Wana Bhakti Yasa, akan dilanjutkan vaksinasi ke sekolah-sekolah.
BACA JUGA: Status Gunung Semeru Dinaikkan Jadi Level Siaga
"Kita sepakat dimulai besok [Sabtu (18/12)]. Dan setelah itu akan dilakukan di sekolah-sekolah. Memang nantihya terkendala liburan [24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022], tapi nanti setelah tanggal 3 dilanjutkan," sambung Sumadi.
Agar vaksinasi bisa berjalan maksimal, Sumadi mengaku akan menggandeng guru kelas dan orang tua siswa saat pelaksanaan vaksinasi. Selain itu, ada strategi khusus diterapkan, salah satunya adalah memulai vaksinasi dengan memvaksin siswa yang punya keberanian lebih. "Harapannya ini siswa ini akan memancing siswa lain mau divaksin," jelasnya.
Sementara untuk vaksinasi di sekolah-sekolah terpencil, Sumadi menyatakan tidak akan ada masalah. Sebab, vaksinasi dilakukan terpusat di sekolah. "Hampir sama dengan vaksinasi remaja. Untuk KIPI, akan sama dengan vaksinasi lainnya. Petugas sediakan ambulans juga," imbuhnya.
Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan DIY Pembajun Setyaningastutie mengatakan usai kick off vaksinasi anak 6-11 tahun pada Sabtu (18/12/2021) mendatang di Wana Bhakti Yasa, Umbulharjo, Amongrogo, Kota Jogja, vaksinasi akan langsung dilanjutkan ke sekolah-sekolah.
Begitu juga untuk anak 6-11 yang belum sekolah, siswa SLB dan home scholing. Untuk siswa SLB, petugas akan datang ke sekolah. Untuk siswa yang masih duduk di TK, maka nantinya vaksinasi akan dilakukan dengan mengumpulkan siswa TK berusia 6 tahun dan vaksinasi akan dilakukan di sekolah yang ditunjuk dan disepakati.
"Begitu juga dengan home scholing. Semua akan dikoordinasikan dengan kabupaten dan kota," kata Pembajun.
Menurut dia, saat ini stok vaksin yang digunakan untuk vaksinasi anak yakni Sinovac dan CoronaVac mencapai 775.000 dosis. Artinya lebih dari cukup untuk memvaksin 227.000 anak. Sehingga, tak ada
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
GPI 2026 menempatkan Islandia sebagai negara paling damai dan Rusia paling tidak damai. Indonesia berada di peringkat ke-69 dunia.
Eks Kepala BMKG Dwikorita Karnawati menjelaskan hubungan dua arah antara cuaca dan bencana alam, termasuk dampak erupsi terhadap cuaca.
Daftar sesar aktif di Pulau Jawa mencapai 25 sesar. Simak nama sesar dan aplikasi yang bisa membantu memantau gempa.
Port of Jumanah hasil kolaborasi Agate dan Red Dunes Games resmi meluncur global. Gim ini terinspirasi tradisi penyelaman mutiara.
HUT ke-270 Jogja mengusung konsep Autentik Konkret, termasuk lewat kuliner khas untuk mengenalkan identitas Jogja kepada wisatawan.
Jadwal SIM Keliling Ditlantas Polda DIY Kamis 10 September 2026 di Q Homemart Ringroad Timur. Cek jam buka dan rincian biayanya di sini.