Media Vietnam Nilai John Herdman Masih Kalah dari STY dan Alfred Riedl
Media Vietnam menilai prestasi John Herdman bersama Timnas Indonesia masih berada di bawah Shin Tae-yong dan Alfred Riedl setelah Garuda gagal lolos fase grup A
Ilustrasi vaksinasi Covid-19./Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, JOGJA- Pemerintah Daerah (Pemda) DIY menargetkan vaksinasi anak 6-11 tahun untuk dosis pertama selesai akhir Januari 2022. Ada sebanyak 227.000 anak usia 6-11 tahun menjadi target vaksinasi dengan menggunakan vaksin Sinovac dan CoronaVac tersebut.
Ketua Tim Percepatan Vaksinasi DIY Sumadi, mengatakan saat ini ada 227.000 anak usia 6-11 tahun menjadi target vaksinasi. Dari jumlah itu, kemungkinan bisa saja bertambah seiring dengan perkembangan vaksinasi anak. Sebelumnya data di Pemda DIY menyebut ada 264.000 anak SD dan TK jadi target vaksinasi, jumlah itu termasuk siswa yang duduk di kelas 6 SD atau 12 tahun.
"Tapi, kemungkinan [227.000 anak usia 6-11] bisa bertambah. Target kami tetap akhir Januari selesai untuk dosis pertama," kata Sumadi, Jumat (17/12/2021).
Menurut Sumadi, vaksinasi anak usia 6-11 tahun secara resmi di DIY baru akan digelar Sabtu (18/12/2021) di Wana Bhakti Yasa, Umbulharjo, Amongrogo, Kota Jogja. Setelah kickoff vaksinasi di Wana Bhakti Yasa, akan dilanjutkan vaksinasi ke sekolah-sekolah.
BACA JUGA: Status Gunung Semeru Dinaikkan Jadi Level Siaga
"Kita sepakat dimulai besok [Sabtu (18/12)]. Dan setelah itu akan dilakukan di sekolah-sekolah. Memang nantihya terkendala liburan [24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022], tapi nanti setelah tanggal 3 dilanjutkan," sambung Sumadi.
Agar vaksinasi bisa berjalan maksimal, Sumadi mengaku akan menggandeng guru kelas dan orang tua siswa saat pelaksanaan vaksinasi. Selain itu, ada strategi khusus diterapkan, salah satunya adalah memulai vaksinasi dengan memvaksin siswa yang punya keberanian lebih. "Harapannya ini siswa ini akan memancing siswa lain mau divaksin," jelasnya.
Sementara untuk vaksinasi di sekolah-sekolah terpencil, Sumadi menyatakan tidak akan ada masalah. Sebab, vaksinasi dilakukan terpusat di sekolah. "Hampir sama dengan vaksinasi remaja. Untuk KIPI, akan sama dengan vaksinasi lainnya. Petugas sediakan ambulans juga," imbuhnya.
Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan DIY Pembajun Setyaningastutie mengatakan usai kick off vaksinasi anak 6-11 tahun pada Sabtu (18/12/2021) mendatang di Wana Bhakti Yasa, Umbulharjo, Amongrogo, Kota Jogja, vaksinasi akan langsung dilanjutkan ke sekolah-sekolah.
Begitu juga untuk anak 6-11 yang belum sekolah, siswa SLB dan home scholing. Untuk siswa SLB, petugas akan datang ke sekolah. Untuk siswa yang masih duduk di TK, maka nantinya vaksinasi akan dilakukan dengan mengumpulkan siswa TK berusia 6 tahun dan vaksinasi akan dilakukan di sekolah yang ditunjuk dan disepakati.
"Begitu juga dengan home scholing. Semua akan dikoordinasikan dengan kabupaten dan kota," kata Pembajun.
Menurut dia, saat ini stok vaksin yang digunakan untuk vaksinasi anak yakni Sinovac dan CoronaVac mencapai 775.000 dosis. Artinya lebih dari cukup untuk memvaksin 227.000 anak. Sehingga, tak ada
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Media Vietnam menilai prestasi John Herdman bersama Timnas Indonesia masih berada di bawah Shin Tae-yong dan Alfred Riedl setelah Garuda gagal lolos fase grup A
BGN meminta makanan MBG yang tidak layak tidak dikonsumsi dan segera dikembalikan ke SPPG untuk diperiksa dan diinvestigasi.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 13 Agustus 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur ke Jogja. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
BGN membuka kanal khusus bagi guru untuk melaporkan keluhan, temuan, dan pengaduan terkait pelaksanaan Program MBG di sekolah.
Sebanyak 212 orang berhasil dievakuasi dari kebakaran KMP Putri Yasmin di Selat Lombok. SAR melanjutkan pencarian pada Kamis.
Heatstroke dapat mengancam nyawa saat cuaca panas. Kenali gejala, pertolongan pertama, dan kelompok yang lebih rentan mengalaminya.