Vaksinasi Door to Door Jadi Cara Jangkau Warga Pelosok Kulonprogo

Petugas memvaksinasi warga lansia dalam program vaksinasi Covid-19 door to door yang digelar di Kapanewon Panjatan, Kulonprogo, belum lama ini. - Harian Jogja/Hafit Yudi Suprobo
20 Desember 2021 23:07 WIB Hafit Yudi Suprobo Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO—Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kulonprogo mengubah metode pelaksanaan vaksinasi Covid-19 dari sebelumnya digelar di sentra vaksinasi menjadi vaksinasi door to door. Upaya ini dilakukan untuk menjangkau wilayah pelosok dan mengejar target capaian 100% pada Januari 2022.

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kulonprogo, Baning Rahayujati menilai vaksinasi door to door merupakan langkah yang efektif untuk menjangkau warga yang kesulitan mengakses sentra vaksinasi Covid-19 di wilayah masing-masing. "Berdasar hasil evaluasi, kami mengubah metode vaksinasi menjadi vaksinasi ketuk pintu atau door to door dengan pertimbangan masih banyak warga yang belum divaksinasi karena kesulitan akses," kata Baning saat diitemui, Senin (20/12).

Dikatakan Baning, kesulitan akses yang dimaksud di antaranya waktu vaksinasi yang digelar pagi hingga siang hari; akses transportasi di mana tidak semua warga memiliki kendaraan bermotor; serta adanya penyandang disabilitas yang kesulitan mencapai titik sentra vaksinasi. "Bagi warga yang bekerja sebagai petani agak kesulitan jika harus mengikuti kegiatan vaksinasi Covid-19 di sentra vaksinasi karena terbentur waktu. Nah, upaya door to door dengan mendatangkan petugas ke rumah warga yang mempunyai kendala bisa menjadi solusi," terang Baning.

Vaksinasi Covid-19 secara door to door memiliki konsekuensi angka capaian vaksinasi Covid-19 menjadi tidak maksimal. Per hari, vaksinasi Covid-19 secara door to door hanya mampu menyasar 20 sampai dengan 30 sasaran. Kendati demikian, kegiatan sentra vaksinasi Covid-19 di masing-masing kapanewon maupun kalurahan tetap dilakukan. "Merujuk dari data yang dimiliki oleh Gugus Tugas Penanganan Covid-19, persentase kelompok masyarakat yang belum divaksinasi didominasi oleh warga lansia, remaja atau warga usia produktif, serta orang dengan gangguan jiwa [ODGJ] yang masuk dalam kelompok rentan," kata Baning.

Koordinator Vaksinasi Covid-19 BIN Kulonprogo, Wuri Atmaja mengatakan berdasarkan instruksi dari Pemerintah Pusat, jajarannya mendorong kegiatan vaksinasi Covid-19 secara door to door di Bumi Binangun. "Upaya ini kami tempuh untuk menjangkau masyarakat yang kesulitan dalam mengakses sentra vaksinasi Covid-19. Selain itu, kami juga mendorong agar capaian vaksinasi Covid-19 di Kulonprogo bisa menembus angka 100 persen dalam waktu dekat sehingga tercipta herd immunity," kata Wuri.