IGBF 2026 Hadir di Yogyakarta, Dorong Rumah dan Bangunan Indonesia Menuju Net Zero
IGBF 2026 di Jogja mendorong penerapan bangunan hijau dan menunjukkan konsep Net Zero yang dapat dimulai dari rumah.
Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Jogja meluncurkan unit Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM) yang bisa dimanfaatkan masyarakat untuk mengurus berbagai dokumen kependudukan.
Harianjogja.com, JOGJA—Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Jogja meluncurkan unit Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM) yang bisa dimanfaatkan masyarakat untuk mengurus berbagai dokumen kependudukan.
Keberadaan ADM ini diharapkan bisa mempercepat dan memudahkan masyarakat dalam mengurus berbagai administrasi kependudukan (adminduk).
Plt Kepala Dinas Dukcapil Kota Jogja, Septi Sri Rejeki mengatakan keberadaan ADM nantinya akan ditempatkan di tiga lokasi. Satu unit di Mal Pelayanan Publik (MPP) kompleks Balai Kota Jogja, di Kemantren Jetis dan Mergangsan.
Unit ADM bisa dimanfaatkan masyarakat untuk mengurus adminduk seperti KTP elektronik, Kartu Identitas Anak, Kartu Keluarga, Akta Kelahiran dan Akta Kematian.
"Dengan ADM, pemohon bisa melakukan pencetakan dokumen secara mandiri. Selain mempermudah dan mempercepat pelayanan publik, program ini juga mengurangi kontak langsung dengan petugas dan mengurangi potensi korupsi atau pungli," kata Septi, Selasa (21/12).
Dalam mengakses ADM, pemohon lebih dulu mengajukan permohonan dokumen adminduk melalui Jogja Smart Service (JSS) atau Whatsapp di 082137589077 (KK) dan 085156474750 (akta- akta dan capil).
Setelah diproses, pihaknya akan mengirimkan PIN dan kode batang (QR Code) melalui email atau SMS yang nantinya digunakan untuk pencetakan dokumen.
Pemohon kemudian bisa melakukan pencetakan ke mesin ADM di MPP, Kemantren Jetis dan Mergangsan dengan login menggunakan kartu QR Code yang sudah tersedia. Kemudian memasukan PIN pencetakan, lalu klik cetak. Setelah dokumen tertampil di layar klik cetak lagi. Tunggu beberapa saat, dokumen akan keluar dari mesin.
Wakil Wali Kota Jogja, Heroe Poerwadi mengatakan keberadaan ADM ini kian melengkapi komitmen Pemerintah Kota Jogja dalam upaya menyediakan layanan yang maksimal dan mudah diakses seperti halnya layanan JSS. Nantinya, Pemkot berencana untuk mengintegrasikan semua layanan ke dalam JSS.
Heroe menambahkan keberadaan ADM jadi bagian pelengkap ayanan adminduk bagi masyarakat. Selama ini Pemkot Jogja memberikan layanan cetak adminduk lewat pelayanan langsung di kantor Dukcapil setempat, MPP dan drive thru (layanan tanpa turun). (ADV)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
IGBF 2026 di Jogja mendorong penerapan bangunan hijau dan menunjukkan konsep Net Zero yang dapat dimulai dari rumah.
Kelok 23 masih uji coba hingga 20 September 2026. Evaluasi 21 September menentukan kelayakan jalan sebelum dibuka untuk umum.
Dewa United menang 3-1 atas Borneo FC di Stadion Segiri lewat gol Johnathan Pereira dan dua gol Denilson.
Nusron Wahid dua kali absen rapat Komisi II DPR. Wamen ATR/BPN Ossy Dermawan menyebut Nusron memiliki penugasan lain yang terjadwal.
Kaspersky menemukan lebih dari 1.000 email phishing yang menyamar sebagai Zoom dan DocuSign serta menyasar akun perusahaan.
Kebakaran Gunungkidul mencapai 154 kasus hingga September 2026 dengan kerugian Rp2,96 miliar dan dua warga meninggal dunia.