Sleman 110 Tahun: Merawat Tradisi, Memanen Prestasi
Jelang peringatan Hari Jadi Ke-110, Kabupaten Sleman dinobatkan sebagai peringkat kedua Kabupaten Paling Maju di Indonesia
Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Jogja meluncurkan unit Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM) yang bisa dimanfaatkan masyarakat untuk mengurus berbagai dokumen kependudukan.
Harianjogja.com, JOGJA—Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Jogja meluncurkan unit Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM) yang bisa dimanfaatkan masyarakat untuk mengurus berbagai dokumen kependudukan.
Keberadaan ADM ini diharapkan bisa mempercepat dan memudahkan masyarakat dalam mengurus berbagai administrasi kependudukan (adminduk).
Plt Kepala Dinas Dukcapil Kota Jogja, Septi Sri Rejeki mengatakan keberadaan ADM nantinya akan ditempatkan di tiga lokasi. Satu unit di Mal Pelayanan Publik (MPP) kompleks Balai Kota Jogja, di Kemantren Jetis dan Mergangsan.
Unit ADM bisa dimanfaatkan masyarakat untuk mengurus adminduk seperti KTP elektronik, Kartu Identitas Anak, Kartu Keluarga, Akta Kelahiran dan Akta Kematian.
"Dengan ADM, pemohon bisa melakukan pencetakan dokumen secara mandiri. Selain mempermudah dan mempercepat pelayanan publik, program ini juga mengurangi kontak langsung dengan petugas dan mengurangi potensi korupsi atau pungli," kata Septi, Selasa (21/12).
Dalam mengakses ADM, pemohon lebih dulu mengajukan permohonan dokumen adminduk melalui Jogja Smart Service (JSS) atau Whatsapp di 082137589077 (KK) dan 085156474750 (akta- akta dan capil).
Setelah diproses, pihaknya akan mengirimkan PIN dan kode batang (QR Code) melalui email atau SMS yang nantinya digunakan untuk pencetakan dokumen.
Pemohon kemudian bisa melakukan pencetakan ke mesin ADM di MPP, Kemantren Jetis dan Mergangsan dengan login menggunakan kartu QR Code yang sudah tersedia. Kemudian memasukan PIN pencetakan, lalu klik cetak. Setelah dokumen tertampil di layar klik cetak lagi. Tunggu beberapa saat, dokumen akan keluar dari mesin.
Wakil Wali Kota Jogja, Heroe Poerwadi mengatakan keberadaan ADM ini kian melengkapi komitmen Pemerintah Kota Jogja dalam upaya menyediakan layanan yang maksimal dan mudah diakses seperti halnya layanan JSS. Nantinya, Pemkot berencana untuk mengintegrasikan semua layanan ke dalam JSS.
Heroe menambahkan keberadaan ADM jadi bagian pelengkap ayanan adminduk bagi masyarakat. Selama ini Pemkot Jogja memberikan layanan cetak adminduk lewat pelayanan langsung di kantor Dukcapil setempat, MPP dan drive thru (layanan tanpa turun). (ADV)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jelang peringatan Hari Jadi Ke-110, Kabupaten Sleman dinobatkan sebagai peringkat kedua Kabupaten Paling Maju di Indonesia
Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) Yogyakarta kembali menggelar EduCareer Connect 2026 bertajuk “From Campus to Career: Connecting Education, Opportunities
Gempa Sukabumi Magnitudo 4,5 mengguncang Jawa Barat akibat aktivitas sesar aktif bawah laut, BMKG pastikan belum ada gempa susulan.
DPAD DIY mengakuisisi untuk mengelola arsip termasuk arsip pribadi, seniman, budayawan dan arsip-arsip yang menyimpan memori kolektif.
Identitas 11 bayi yang ditemukan di Pakem Sleman masih ditelusuri Pemkab Sleman untuk penerbitan dokumen resmi dan asal-usul bayi.
Bank Indonesia mencatat pertumbuhan utang luar negeri Indonesia triwulan I 2026 melambat, dengan rasio ULN terhadap PDB turun menjadi 29,5 persen.