GKR Hemas: Daycare Wajib Berizin, Orang Tua Diminta Aktif Awasi
GKR Hemas dsoroti daycare ilegal di Jogja, tekankan izin dan pengawasan usai kasus kekerasan anak.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN-Menjelang Natal dan pergantian tahun, DIY masih berada pada musim penghujan, sehingga potensi hujan dan cuaca ekstrem masih bisa terjadi. Masyarakat diminta tetap waspada pada dampak yang bisa ditimbulkan dari cuaca ekstrem.
Kepala Kelompok Analisa dan Prakiraan Cuaca Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Yogyakarta, Sigit Hadi Prakosa, menjelaskan cuaca wilayah DIY pada akhir pekan ini berpotensi hujan sedang hingga lebat.
Untuk Jumat (24/12/2021) cuaca di DIY diprediksi berawan hingga hujan ringan. “Prakiraan cuaca pada 25 dan 26 Desember, DIY berpotensi diguyur hujan sedang hingga lebat, terutama di wilayah DIY bagian utara dan tengah serta bagian barat,” ujarnya, Kamis (23/12/2021).
Pada prospek cuaca mingguan, kondisi cuaca selama periode 24-30 Desember secara umum diprakirakan beberapa wilayah akan terdampak bencana hidrometeorologi termasuk DIY.
BACA JUGA: 6 Objek Wisata Terdekat di Jogja untuk Liburan
Masyarakat diimbau agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap potensi cuaca ekstrem seperti puting beliung, hujan lebat disertai kilat atau petir, dan hujan es. Dampak yang dapat ditimbulkannya seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang, dan jalan licin.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
GKR Hemas dsoroti daycare ilegal di Jogja, tekankan izin dan pengawasan usai kasus kekerasan anak.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 9 Agustus 2026 tersedia 12 perjalanan dengan tarif Rp8.000. Cek jadwal lengkap tiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 9 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan dengan tarif Rp8.000. Cek jadwal tiap stasiun di sini.
Thailand juara Grup B Piala AFF 2026 dan Malaysia lolos semifinal. Hasil ini memastikan Timnas Indonesia gagal melaju ke empat besar.
Akses wisata Gunung Bromo ditutup total mulai 8 Agustus 2026 akibat kebakaran. Luas area terbakar mencapai 176 hektare dan api menuju B29.
Seskab Teddy Indra Wijaya menegaskan Sekolah Rakyat memberi akses pendidikan layak bagi lebih dari 43 ribu anak hingga Agustus 2026.