BRI Peduli Sahabat Disabilitas Kembali Digelar, Perluas Kesempatan Kerja Inklusif
BRI Peduli Sahabat Disabilitas 2026 kembali digelar di Makassar dengan pelatihan dan pemagangan untuk memperluas kesempatan kerja inklusif.
Sejumlah stakeholder dan pejabat Biro Tapem Setda DIY berfoto bersama seusai penandatangan kerja sama, Kamis (23/12). (Harian Jogja/Sunartono)
Harianjogja.com, JOGJA—Biro Tata Pemerintahan Sekretariat Daerah (Setda) DIY menggelar Penandatanganan Kerja Sama (PKS) dengan sejumlah stakeholder, Kamis (23/12). Kerja sama itu dilakukan terkait dengan pemberian insentif bagi pemegang Kartu Identitas Anak (KIA).
Kepala Biro Tata Pemerintahan (Tapem) Setda DIY Hari Edi Tri Wahyu Nugroho menjelaskan penandatanganan kerja sama itu merupakan amanat dari Pergub No.57/2017 tentang Pelaksanaan Perda No.9/2015 tentang Penyelenggaraan Administrasi dan Kartu Identitas Anak. Melalui kerja sama tersebut, anak yang memiliki KIA bisa mendapatkan insentif yang akan diberikan stakeholder terkait sesuai dengan programnya.
"Ini sebagai wujud komitmen bersama untuk saling mendukung dalam upaya pemenuhan hak dan kekuatan hukum bagi penduduk usia anak melalui KIA," katanya saat penandatanganan kerja sama di Ruang Wisanggeni, kompleks Kepatihan, Kamis (23/12).
Ia menjelaskan pembuatan KIA sangat mudah, cukup membawa akta kelahiran dan mengisi formulir. Bahkan di beberapa kabupaten dan kota di DIY sudah memiliki sejumlah program terkait dengan kemudahan membuat KIA. Pembuatan KIA ini menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan cakupan akta kelahiran.
"Manfaat KIA sangat banyak selain untuk kepastian hukum, juga untuk mencegah perdagangan anak serta menjadi bukti diri jika sewaktu-waktu anak mengalami kejadian buruk," katanya.
11 Institusi
Kepala Bagian Bina Administrasi Kependudukan dan Pencatatan Sipil Biro Tapem Setda DIY, Rokhani Yuliyanti mengatakan stakeholder yang tergabung dalam kerja sama itu berasal dari 11 institusi dari tempat wisata hingga supermarket. Tujuh stakeholder merupakan perpanjangan kerja sama, di antaranya Museum Ulen Sentalu, XT Square dan Puri Mataram. Sedangkan stakeholder baru yang melakukan kerja sama adalah Gramedia, Baron Technopark, Heha Sky View. Harapannya melalui insentif tersebut semakin banyak anak yang tertarik untuk memiliki KIA.
"Bentuk insentifnya para stakeholder ini bersedia memberikan insentif, diskon seperti saat belanja seragam, buku atau saat masuk museum kepada anak pemegang KIA. Melalui program ini harapannya DIY lebih ramah anak, menyejahterakan anak," ujarnya. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BRI Peduli Sahabat Disabilitas 2026 kembali digelar di Makassar dengan pelatihan dan pemagangan untuk memperluas kesempatan kerja inklusif.
Program Gentengisasi Prabowo dimulai dengan penyaluran 500.000 genteng UMKM Plered untuk meningkatkan kualitas hunian MBR.
Dmitry Medvedev menyebut serangan AS ke Iran menaikkan harga minyak dan membebani pembayar pajak AS.
Prabowo menunjuk Fadil Imran sebagai Wakil Kepala III BOPPJ untuk memperkuat penataan pesisir dan mitigasi risiko bencana Pantura Jawa.
Anggrek mikro di Batang Toru disebut menjadi penanda kondisi ekologis hutan yang tertekan kerusakan habitat dan perubahan iklim.
Kucing dapat menjadi teman untuk mengurangi stres. Fifi dan Mikael berbagi cerita tentang kucing sebagai coping mechanism.