Advertisement
MBG Kulonprogo 2025 Capai 92 Persen, Dilanjutkan 8 Januari
Foto ilustrasi menu Makan Bergizi Gratis, dibuat menggunakan Artificial Intelligence (AI).
Advertisement
Harianjogja.com, KULONPROGO—Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kulonprogo mencatat capaian partisipasi 92 persen sepanjang 2025 dan akan kembali dilaksanakan serentak mulai 8 Januari 2026.
Advertisement
Sekretaris Satgas MBG Kulonprogo, Nur Hadiyanto, menjelaskan bahwa selama masa libur semester ganjil yang bertepatan dengan libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), pihak sekolah diberikan keleluasaan untuk tetap menerima atau meniadakan layanan MBG.
Berdasarkan data evaluasi tahun 2025, Nur Hadiyanto menyebutkan bahwa partisipasi program ini sangat tinggi. Hal ini menjadi modal penting untuk keberlanjutan program di tahun kedua.
BACA JUGA
"Selama 2025, kami mencatat beberapa capaian positif yang patut dipertahankan, seperti tingkat partisipasi siswa terhadap MBG yang mencapai rata-rata 92 persen dari target penerima manfaat," ungkap Nur Hadiyanto kepada wartawan, Senin (5/1/2026).
Pria yang juga menjabat sebagai Sekretaris Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kulonprogo ini menambahkan, pelaksanaan MBG tahun 2026 akan mengacu pada Surat Edaran (SE) Nomor 1 Tahun 2026 dari Badan Gizi Nasional (BGN).
Fokus Menu Lokal dan Ketahanan Pangan
Untuk menyambut dimulainya program secara serentak pada 8 Januari mendatang, koordinasi lintas sektor terus dioptimalkan. Satgas mendorong adanya inovasi menu yang mengedepankan kearifan lokal tanpa mengesampingkan nilai gizi seimbang.
"Kami mengedepankan kualitas menu berbasis pangan lokal seperti beras, ubi, jagung, dan sayuran organik dari petani setempat. Hal ini terbukti mendapat apresiasi dari masyarakat," ujar pria yang akrab disapa Nurhady tersebut.
Menurutnya, kolaborasi yang kuat antara Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), sekolah, dan pemerintah daerah membuktikan bahwa MBG tidak hanya memenuhi kebutuhan gizi anak, tetapi juga:
- Menggerakkan ekonomi lokal melalui penyerapan hasil tani.
- Memperkuat ketahanan pangan di wilayah Kulonprogo.
- Meningkatkan standar mutu pangan melalui monitoring berkala.
Senada dengan kebijakan tersebut, Kepala SMPN 1 Wates, Sugeng Widadi, mengonfirmasi bahwa layanan MBG di instansinya akan kembali aktif pada pekan ini. Meski pada hari pertama masuk sekolah layanan belum tersedia, koordinasi dengan pihak penyedia terus dilakukan.
"Infonya, Makan Bergizi Gratis di sekolah kami kembali dimulai pada 8 Januari," tutur Sugeng singkat.
Pemerintah Kabupaten Kulonprogo berharap ke depannya aspek monitoring dan evaluasi dapat lebih diintensifkan, terutama terkait standarisasi mutu pangan serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia di lingkungan SPPG.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Satpol PP Bongkar Lapak PKL di Atas Saluran Jalan Gajah Raya
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement




