Pakar Komunikasi Dr Aqua Dwipayana: Pekerjaan Humas Sangat Menyenangkan

Pakar Komunikasi dan Motivator Nasional Dr Aqua Dwipayana ketika Sharing Komunikasi dan Motivasi bertajuk "Harmonisasi Komunikasi Mewujudkan Kesuksesan Humas OJK" pada acara Rapat Koordinasi Working Group Kehumasan OJK 2021 di kantor OJK Yogyakarta Jalan Sudirman No.20 Kota Jogja, Sabtu (18/12 - 2021) pagi. Istimewa
24 Desember 2021 20:27 WIB Media Digital Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA - Pekerjaan sebagai Humas sangat menyenangkan. Selain dinamis, sering berinteraksi dengan banyak orang sehingga memiliki kesempatan untuk terus-menerus belajar.

Hal ini diungkapkan oleh Pakar Komunikasi dan Motivator Nasional Dr Aqua Dwipayana ketika Sharing Komunikasi dan Motivasi bertajuk "Harmonisasi Komunikasi Mewujudkan Kesuksesan Humas OJK" pada acara Rapat Koordinasi Working Group Kehumasan OJK 2021 di kantor OJK Yogyakarta Jalan Sudirman No.20 Kota Jogja, Sabtu (18/12/2021) pagi.

Kegiatan ini dilakukan secara luring dan daring selama dua hari, sejak Jumat (17/12/2021) pagi. Selain Deputi Komisioner Hubungan Masyarakat dan Logistik OJK Anto Prabowo, juga hadir perwakilan Kantor Pusat, Kantor Regional, dan Kantor OJK. Jumlahnya puluhan peserta. Acara tersebut dipimpin Kepala Departemen Sekretariat Dewan Komisioner dan Hubungan Masyarakat (DSHM) OJK Ferial Ahmad. Sedangkan Deputi Direktur DSHM Abdul Rahman menyampaikan Laporan Evaluasi Strategi dan Program Komunikasi 2021 dan Strategi Komunikasi 2022.

Aqua melanjutkan, aktivitas sebagai Humas makin menyenangkan jika selalu meniatkannya sebagai ibadah. Sehingga sama sekali tidak pernah ada beban ketika melaksanakannya. Kalaupun saat bekerja sebagai Humas ada masalah, kata Aqua, yakinlah bakal menemukan solusi terbaik. Terpenting selalu menjaga, memelihara, mengembangkan, dan meningkatkan silaturahim.

"Jika silaturahim dengan semua orang selalu baik maka sewaktu-waktu ada saja yang membantu kalau menemukan masalah. Saya biasa mengatakan Tuhan mengirimkan "malaikat" yang wujudnya manusia," jelasnya.

Aqua juga mengapresiasi kinerja Humas OJK. Di saat pandemi Covid-19, OJK mampu mempertahankan citra dan reputasinya. Semua itu adalah prestasi bersama yang harus disyukuri dan agar terus ditingkatkan.

"Dari semua yang dipaparkan kelihatan secara nyata peningkatan kinerja Humas OJK selama 2021 dibandingkan tahun 2020. Padahal masih dalam situasi pandemi Covid-19. Saya sangat mengapresiasi semua prestasi itu," ungkap Aqua.

Aqua memperkirakan tantangan yang dihadapi Humas OJK pada 2022 mendatang semakin berat. Apalagi ada pemilihan Dewan Komisioner OJK yang pemberitaannya harus dikelola dengan baik agar tidak menjadi bola liar.

"Selain itu masih ada isu-isu yang berkembang selama 2021 pada 2022 diperkirakan akan kembali muncul. Diantaranya mengenai maraknya pinjaman online (pinjol) ilegal, penuntasan aduan korban asuransi Unit-Link, investasi bodong, kasus AJB Bumiputera 1912, Jiwasraya, dan ASABRI," tutur dia.

Untuk mengantisipasi dan mengatasi semua itu, Aqua menegaskan agar seluruh anggota Working Group Kehumasan OJK semakin kompak dan merapatkan barisan. Bersama-sama menuntaskan semua persoalan tersebut.

Motivator ulung itu mengingatkan agar Humas di masing-masing satuan kerja memperkuat komunikasi internalnya. Hal itu sangat penting untuk memperlancar tugas-tugasnya termasuk mendapatkan seluruh data yang dibutuhkan buat diberikan ke pihak eksternal.

"Kelancaran komunikasi di internal sangat penting. Untuk itu semua pegawai yang bertugas di Kehumasan agar berusaha secara optimal mewujudkannya. Dengan lancarnya komunikasi maka setiap saat termasuk saat hari libur, mendapatkan seluruh data yang dibutuhkan dengan cepat dan mudah," lanjut Aqua.

Sementara Kepala DSHM OJK Ferial Ahmad, mengapresiasi semua anggota Working Group Kehumasan yang selama 2021 telah membantu Humas OJK dalam menyebarkan berita-berita positif kepada para pemangku kepentingan di daerah. berbagai kegiatan komunikasi yang dilakukan baik melalui Kantor Pusat maupun Kantor Regional dan Kantor OJK di daerah telah meningkatkan citra positif OJK di mata masyarakat.

"Secara umum, hasil dari kegiatan komunikasi yang dilakukan OJK selama tahun 2021 cukup baik. Beberapa catatan antara lain Jumlah pemberitaan OJK yang naik 15,44% dibandingkan pada tahun 2020 dengan jumlah total berita negatif turun," kata Ferial.

Sedangkan total pertumbuhan audiens media sosial OJK tahun 2021 dari seluruh platform media sosial, jelas ibu satu putra itu naik sekitar 30% dibandingkan tahun 2020. Kenaikan jumlah konten dan sentimen positif di media sosial OJK, serta kesesuaian pemberitaan dengan isi siaran pers yang diterbitkan oleh OJK berada pada tingkat memuaskan yaitu pada 73,67%.

Hal positif di atas lanjut Ferial menunjukkan peran Working Group Kehumasan di tahun 2021 telah memberi dampak positif. Diharapkan di tahun 2022 semuanya dapat lebih maksimal lagi dalam menjalankan program komunikasi OJK agar bisa meningkatkan pemberitaan OJK secara positif.

Terkait strategi komunikasi OJK 2022, menurut Ferial DHMS saat ini telah menyusun konsep awal dengan memperhatikan tantangan internal dan eksternal seperti Omnibus Law Sektor Jasa Keuangan, Presidensi G20, penguatan hubungan dengan aparat penegak hukum dalam pemberantasan investasi bodong dan pinjol ilegal serta lainnya.

"Saya berharap Rapat Koordinasi Working Group Kehumasan OJK 2021 ini dapat menjadi forum diskusi, mendapatkan masukan dari satuan kerja baik di Kantor Pusat, kantor Regional, maupun Kantor OJK dalam merumuskan strategi komunikasi OJK di tahun 2022," pungkas Ferial.