Makna Podhang Ngisep Sari, Ikon Gunungkidul yang Berkibar saat HUT RI
Podhang Ngisep Sari ikut berkibar di berbagai ruas jalan Gunungkidul menjelang HUT RI ke-81. Simak sejarah dan makna ikon resmi daerah ini.
Ilustrasi. /Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Petugas Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Klas II B Jogja berhasil menggagalkan penyelundupan sabu ke warga binaan. Temuan ini sudah dilimpahkan ke jajaran Polres Gunungkidul untuk diproses lebih lanjut.
Kepala Lapas Perempuan Klas II B Yogyakarta, Ade Agustina mengatakan, penggagalan pengiriman sabu ke warga binaan dilakukan pada Selasa (28/12/2021). Proses ini dimulai dengan tes urine terhadap 30 warga binaan. Langkah ini sebagai antisipasi peredaran narkoba di area lapas, jelang perayaan natal dan tahun baru.
Adapun hasilnya, empat warga binaaan dinyatakan positif mengkonsumsi sabu. Adanya temuan ini, pengamanan arus masuk kiriman barang ke lapas. Sekitar 30 menit usai hasil tes urine keluar, ada paket kiriman untuk SQ dari seorang berinsial R dari Semarang, Jawa Tengah.
Petugas pun melakukan pemeriksaan dengan membongkar paket yang dibungkus dalam kardus besar. Pembongkaran dilakukan karena SQ termasuk salah satu narapidana yang terbukti mengkonsumsi sabu.
“Seteleah diperiksa, didalam kardus besar ada paket kecil untuk SD. Kami pun memeriksannya karena yang bersangkutan masuk napi yang mengkonsumsi sabu. Jadi, setelah dibuka [paket kecil] didalamnya ada empat buah paket berisi serbuk putih yang diduga sabu,” kata Ade kepada wartawan, Rabu (29/12/2021).
Menurut dia, penggagalan ini merupakan kasus pertama di lapas perempuan. Adapun SQ dan SD merupakan penghuni baru karena belum lama dipindahkan dari Lapas Perempuan di Semarang ke Gunungkidul. “Karena belum lama berdiri, maka kasus ini merupakan pengungkapan yang pertama kalinya,” ungkapnya.
Ade mengakui langsung melaporkan temuan ini ke Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM DIY. Sedangkan untuk penyelesaian kasus, barang temuan diduga sabu diserahkan ke petugas Polres Gunungkidul.
Meski demikian, sambung dia, kedua narapidana tetap di lapas perempuan Yogakarta, sambil menunggu proses hukum lebih lanjut. “Kemarin [Senin] sudah diperiksa hingga pukul 23.00 WIB. Berhubung masih di masa pandemic, kedua narapidana tetap di lapas perempuan,” kata Ade.
Kepala Divisi Pemasyarakatan, Kanwil Kemenkumham DIY, Gusti Ayu Putu Suwardani mengaku sudah menerima laporan terkait dengan penemuan paket kiriman sabu di lapas perempuan di Gunungkidul. Dia pun menginstruksikan seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) agar meningkatkan kewaspadaan dan deteksi dini guna pencegahan terjadinya pelanggaran dan peredaran gelap narkoba di area lapas.
“Keamanan harus ditingkatkan dan ini berlaku diseluruh UPT,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Podhang Ngisep Sari ikut berkibar di berbagai ruas jalan Gunungkidul menjelang HUT RI ke-81. Simak sejarah dan makna ikon resmi daerah ini.
Gempa M6,2 mengguncang Parigi Moutong dan terasa di Palu. BMKG menyebut gempa tidak berpotensi tsunami. Gempa M6,3 juga mengguncang Simalungun.
Rhoma Irama kembali tampil di Malaysia setelah sekitar 20 tahun absen. Bersama Soneta, ia mengguncang Latihan Pestapora di Kuala Lumpur.
Uni Eropa menawarkan satelit Copernicus untuk membantu pencarian korban gempa NTT M7,7 yang menewaskan 47 orang.
Prabowo paling sering menyebut kata Indonesia dalam pidato kenegaraan 2026, disusul rakyat, tahun, anak, sekolah, hingga BUMN.
Gempa 7,7 SR di Flores NTT menewaskan 38 orang. Pemerintah kirim 50.000 paket sembako dan kerahkan TNI untuk evakuasi korban.