Begini Pengaturan Lalu Lintas saat Malam Tahun Baru di Sleman

Ilustrasi rekayasa lalin. - Harian Jogja/Yogi Anugrah.
30 Desember 2021 19:27 WIB Lugas Subarkah Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN--Kepala Dinas Perhubungan Sleman, Arip Permana, menjelaskan pada malam pergantian tahun akan dilakukan penjagaan di tujuh pos, yakni Tempel, Prambanan, Denggung, Amplaz, Kaliurang, Bandara Adisutjipto dan Jombor.

Khusus pos di Denggung akan dilakukan penutupan Alun-Alun Denggung selama malam pergantian tahun. “Karena alun-alun sesuai Imendagri [instruksi Menteri Dalam Negeri] harus ditutup. Jadi tanggal 31 sore akan dilakukan penutupan di Denggung,” ujarnya, Kamis (30/12/2021).

Rekayasa lalu lintas akan diterapkan jika terjadi kemacetan baik dari arah Magelang maupun dari arah Solo. Rekayasa dilakukan dengan mengalihkan arus ke kiri. “Kalau dari Solo dibuang ke jalan Prambanan-Piyungan, kalau dari Magelang lewat jalan nasional alternatif Tempel-Turi-Pakem-Prambanan. Itu desain rekayasa yang kami lakukan bersama kepolisian,” katanya.

Dalam rekayasa ini juga akan dilakukan penutupan u turn di sepanjang jalan Solo dan jalan Magelang. Menurutnya, tempat putar balik itu kan berpotensi menambah kemacetan. “Maka di malam tahun baru akan ditutup,” ujarnya.

Mengacu pada data Dinas Pariwisata Sleman, menurutnya penambahan jumlah mobilitas kendaraan di Sleman pada libur Natal lalu sekitar 37%. Meski demikian ia tidak bisa memprediksi berapa penambahan mobilitas pada malam tahun baru mendatang.

Meski ada penjagaan di sejumlah titik, ia memastikan tidak ada penyekatan atau pemutar-balikan kendaraan dari luar kota. Di samping itu, penggunaan aplikasi Peduli Lindungi tidak akan diterapkan di jalan atau pos penjagaan, melainkan hanya diterapkan di tempat tujuan seperti objek wisata, hotel, rumah makan dan lainnya.

BACA JUGA: Catat! Ini Daftar Bansos yang Berlanjut Tahun Depan

Sementara kebijakan ganjil-genap diterapkan secara situasional di objek wisata Tebing Breksi. Kebijakan ini diterapkan jika area parkir di Tebing Breksi penuh. Meski demikian sejak 24 Desember hingga 2 Januari 2022 mendatang ganjil-genap diterapkan intensif setiap hari. “. Mulai natal kami terapkan terus setiap hari,” ungkapnya.