HARIAN JOGJA HARI INI: Semakin Tumbuh Setelah Terseok-seok

Halaman muka Harian jogja edisi Jumat, 31 Desember 2021. - Istimewa
31 Desember 2021 05:27 WIB Media Digital Jogja Share :

Semakin Tumbuh Setelah Terseok-seok

JOGJA—Setelah terseok-seok akibat pandemi Covid-19 yang memuncak pada 2021, pertumbuhan ekonomi DIY akan semakin tumbuh baik pada 2022. Pengendalian pandemi hingga pariwisata yang selama ini menjadi tumpuan DIY akan sangat berperan.

Rekayasa Diterapkan di Sejumlah Titik

JOGJA—Aparat kepolisian di sejumlah wilayah di DIY bersiap mengantisipasi terjadinya lonjakan arus lalu lintas di sejumlah kawasan wisata selama perayaan Tahun Baru 2022. Kebijakan ganjil genap dan rekayasa arus lalu lintas menjadi solusi menatasi kepadatan.

Vaksinasi Tumpuan Cegah Ledakan Omicron

JAKARTA—Kasus Covid-19 varian Omicron di Indonesia terus bertambah. Badan Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) menyerukan semua negara menyuntikkan vaksin Covid-19 ke 70% populasi paling lambat Juli 2022 supaya Omicron tidak meruntuhkan sistem kesehatan.

Ada Transmisi Lokal Omicron, Kurangi Mobilitas

Pemerintah mengimbau seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dengan mengurangi mobilitas di momen akhir tahun akibat ditemukannya transmisi lokal dari varian Omicron. 

Kembali ke Fase Normal

JAKARTA—Semester pertama tahun ini, kompetisi dan turnamen olahraga di berbagai belahan dunia sebagian besar masih tertutup untuk penonton yang ingin menyaksikan langsung atlet-atlet bertanding dan berlomba di dalam stadion.

Lebih Siap Menghadapi Tantangan

JOGJA—Industri pariwisata di DIY akan bergerak semakin baik di 2022. Pelonggaran aktivitas dengan tetap menjaga protokol kesehatan menjadi harapan pelaku wisata.

Menjaga Momentum Baik

Pandemi Covid-19 memukul sektor perekonomian hingga lumpuh pada Januari-September 2021. Melandainya kasus pada triwulan terakhir menjadi momentum baik untuk bangkit.

Patroli Skala Besar untuk Cegah Klithih

JOGJA—Kasus klithih yang kembali marak di wilayah DIY mendorong kepolisian bertindak lebih tegas dan meluas, khususnya pada malam pergantian tahun.

Pemulihan Ekonomi Menjadi Prioritas

SLEMAN—Pemulihan ekonomi dan ketahanan sosial masyarakat masih menjadi fokus pekerjaan Pemkab Sleman pada 2022 mendatang. Hal ini tak lepas dari dampak pandemi Covid-19 yang mengakibatkan meningkatnya kemiskinan di Sleman.

Kemiskinan & Pengangguran Masih Menjadi Tantangan

BANTUL—Masalah kemiskinan dan tingginya angka pengangguran masih menjadi pekerjaan rumah (PR) yang harus segera diatasi oleh Pemkab Bantul. Pandemi Covid-19 yang berdampak sangat luas di semua sektor tak boleh menjadi alasan bagi Pemkab untuk berpangku tangan.

Masyarakat Sehat, Ekonomi Kuat

Sepanjang 2021, sektor ekonomi di Gunungkidul terpuruk akibat pandemi Covid-19. Namu optimisme tidak lantas hilang, upaya pemulihan dijalankan dengan menjaga agar masyarakat tetap sehat.

Pengentasan Kemiskinan Jadi Fokus Utama

WATES—Adanya sejumlah proyek infrastruktur berskala besar di Kabupaten Kulonprogo belum mampu menurunkan angka kemiskinan di wilayah ini. Berdasar data Badan Pusat Statistik (BPS) Kulonprogo, angka kemiskinan naik dari 18,01% pada 2020 menjadi 18,38% pada 2021. Berbagai jenis bantuan, pendampingan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat terus ditingkatkan demi mengentaskan kaum papa di Bumi Binangun.

Realisasi Dukungan UMKM Rendah

JAKARTA—Realisasi (outlook) anggaran program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) 2021 diprediksi mencapai 88,5% dari total yang diplafonkan. Realisasi terendah terjadi di sektor dukungan UMKM.

Berat Beban Tulang Punggung Perekonomian

Pandemi memukul telak perekonomian di hampir seluruh daerah di Tanah Air, tak terkecuali dengan DIY. Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang menjadi salah satu tulang punggung perekonomian di DIY, tak luput dari terpaan badai itu.

Anda dapat membaca lebih lengkap di Harian Jogja versi cetak. Dapatkan Harian Jogja dengan harga Rp3.000 di agen terdekat.  Selamat membaca. Harian Jogja, berbudaya, menginspirasi, terpercaya.