Merapi Bergejolak Lagi, Muntahkan Dua Kali Awan Panas

Tangkapan layar terjadinya awan panas di lereng Barat Gunung Merapi, Senin (6/12/2021) - Ist
07 Januari 2022 19:27 WIB Lugas Subarkah Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN-Setelah cukup lama tak terlihat, Gunung Merapi kembali memuntahkan awan panas pada Jumat (7/1/2022) siang. Dua awan panas ini tercatat meluncur ke arah barat daya. Selain awan panas, sejumlah guguran lava juga teramati.

Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), Hanik Humaida, menjelaskan awan panas pertama teramati muncul pada pukul 13.29 WIB. “Tercatat di seismogram dengan amplitudo 25 mm dan durasi 223 detik. Tinggi kolom 300 meter dengan jarak luncur 2,5 km,” ujarnya.

Awan panas kembali muncul tak lama setelah itu, yakni pukul 13.39 WIB, tercatat di seismogram dengan amplitudo 24 mm dan durasi 154 detik. Awan panas ini teramati memiliki tinggi kolom 150 meter dengan jarak luncur 1,8 km.

Pada hari yang sama dalam periode pengamatan pukul 00.00 WIB-12.00 WIB, teramati 16 guguran lava pijar dengan jarak maksimal 2 km ke arah barat daya. Pada periode pengamatan yang sama, tercatat 61 gempa guguran, empat gempa fase banyak, satu gempa hembusan dan satu gempa tektonik jauh.

BACA JUGA: Cara Menolak Mantan yang Ngajak Balikan

Dengan tingkat aktivitas ini, Gunung Merapi masih berstatus Siaga. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor tenggara-barat daya sejauh maksimal 3 km ke arah sungai Woro dan sejauh 5 km ke arah sungai Gendol, Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih. (Lugas Subarkah)

Caption: Pengamatan visual BPPTKG menunjukkan Gunung Merapi memuntahkan awan panas, Jumat (7/1). Ist BPPTKG