Jadwal Samsat Keliling Sleman Bisa Drive Thru, Cek Lokasinya
Cek jadwal Samsat Sleman lengkap, mulai Samsat Induk, drive thru, Samsat Keliling, MPP hingga layanan sore dan malam beserta syaratnya.
Sejumlah anak yatim piatu yang orang tua mereka meninggal akibat Covid-19 menerima bantuan, Sabtu (15/1/2022)./Istimewa
Harianjogja.com, JOGJA--Pemerintah diminta memberikan bantuan berkelanjutan kepada anak yatim piatu yang orang tua mereka meninggal akibat Covid-19. Sebanyak 500 anak yatim di DIY diberikan bantuan secara simbolis di Dusun Turgo Gede, Harjobinangun, Pakem Sleman, Sabtu (15/1/2022).
Anggota Fraksi Golkar DPRD DIY Nurcholis Suharman menjelaskan jumlah anak yatim piatu yang orangtuanya meninggal akibat Covid-19 gelombang kedua di DIY cukup tinggi. Menurutnya mereka harus diperhatikan terutama masih anak-anak agar ke depan dapat melanjutkan pendidikan. Bantuan ini bisa bersumber dari berbagai pihak, baik pemerintah maupun swasta.
"Kami berharap pemberian bantuan ini bisa berkelanjutan dan kami mendorong kelompok ini memiliki paguyuban biar mudah komunikasi. Untuk saat ini CSR Pertamina setiap anak Rp500.000," katanya di sela-sela pemberian bantuan anak Yatim Piatu akibat Covid-19, Sabtu (15/1/2022).
Nurcholis menambahkan sebelumnya ratusan anak telah diberikan bantuan Rp2 juta melalui dana keistimewaan serta APBD. Ia meminta kepada Pemda DIY maupun kabupaten dan kota untuk memberikan bantuan kepada anak yatim piatu Covid-19 secara berkelanjutan. Bentuk bantuan selain uang tunai, bisa melalui program pendampingan yang bermanfaat secara langsung untuk pendidikan mereka. Misalnya dengan memberikan program tambahan pembelajaran atau pelatihan khusus hingga pendampingan parenting.
"Bantuan bentuk uang tunai biar tetap jalan, tetapi perlu ditambah dengan program untuk meningkatkan kualitas pendidikan mereka seperti untuk pembelajaran atau mendukung kemampuan akademik anak ini," ujar anggota Komisi B DPRD DIY ini.
Anggota DPR RI Gandung Pardiman menilai perlunya beasiswa berkelanjutan bagi anak yatim korban Covid-19. Hal ini harus menjadi bagian dari penanganan Covid-19 karena berkaitan dengan kondisi sosial warga terdampak. Jika pemerintah daerah memiliki keterbatasan harus menggandeng swasta melalui CSR sehingga anak yatim piatu ini tetap mendapatkan berbagai hak sebagai anak terutama pendidikan. Pemberian beasiswa menjadi alasan paling logis karena sering ditemukan orangtua yang kesulitan membiayai pendidikan anak.
"Siapa yang tidak terketuk hatinya, ada anak tiga tahun yang tadi, orangtuanya meninggal [akibat Covid-19]. Menurut saya ini lebih membuat saya trenyuh daripada [ramai-ramai soal] anaknya [artis, almarhum] Vanessa dan Bibi. Kondisi anak yatim piatu yang meninggal akibat Covid-19 ini tidak kalah trenyuhnya," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Cek jadwal Samsat Sleman lengkap, mulai Samsat Induk, drive thru, Samsat Keliling, MPP hingga layanan sore dan malam beserta syaratnya.
Simak syarat dan cara membuat kartu kuning AK-1 melalui SIAPkerja Kemenaker, termasuk pendaftaran akun, penerbitan SIAPkerja-ID, dan akses Karirhub.
Kimi Antonelli hanya butuh dua poin untuk mengunci gelar F1 2026, tetapi pebalap Mercedes itu mengincar kemenangan di GP Meksiko.
DPRD Sleman meminta BPBD memastikan sirene EWS Merapi berfungsi serta mengecek jalur evakuasi dan kesiapan logistik pengungsian.
Google menghadirkan fitur baru Gemini untuk membuat, melihat pratinjau, dan mengedit PDF, dokumen, presentasi, spreadsheet, hingga kode langsung di percakapan.
Emil Audero masuk nominasi Save of the Month La Liga Oktober 2026 setelah melakukan penyelamatan penting saat Rayo Vallecano menghadapi Getafe.