Kasus Daycare Jogja, Sultan HB X: Harapannya Ini Pertama dan Terakhir
Sultan HB X soroti kasus Little Aresha, tegaskan nol toleransi kekerasan dan dukung proses hukum di DIY.
Ilustrasi bayi dibuang./Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Bayi terbungkus plastik hitam dibuang di Selokan Mataram, Dusun Glondong, Kalurahan Tirtomartani, Kapanewon Kalasan, Sleman. Bayi tersebut ditemukan sudah meninggal dunia pada Kamis (20/1/2022) sekitar pukul 11.30 WIB.
Kanit Reskrim Polsek Kalasan, Iptu Sri Pujo, menjelaskan bayi tersebut berjenis kelamin laki-laki. Ketika ditemukan, masih terdapat tali pusar di tubuhnya.
BACA JUGA: Sudah 9 Kali, Pembuangan Bayi Marak Terjadi di TPST Piyungan
“Kira-kira sudah 48 jam [kelahiran orok bayi],” ujarnya.
Ia menceritakan bayi ini pertama kali ditemukan empat anak. Mereka tiba-tiba mencium bau busuk. Setelah mencari, keempat bocah ini mendapati sebuah buntel plastik hitam.
Karena takut, keempat anak ini tidak berani membuka pastik tersebut. Kemudian datang dua orang lainnya yang kemudian mengecek isi plastik tersebut. Diketahuilah isi plastik itu ternyata adalah bayi tak bernyawa. Setelah itu mereka pun melaporkan penemuan ini ke Polsek Kalasan.
Polsek Kalasan datang ke lokasi kejadian bersama tim Inafis Polres Sleman. Setelah diperiksa, jenazah bayi dibawa ke rumah sakit Bhayangkara.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sultan HB X soroti kasus Little Aresha, tegaskan nol toleransi kekerasan dan dukung proses hukum di DIY.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 9 September 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur. Cek jadwal lengkap tiap stasiun hingga Jogja.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 9 September 2026 lengkap 12 perjalanan dari Palur. Cek waktu kedatangan di 12 stasiun, aturan pembayaran, dan info perubahan jadwal
Kemarau panjang 2026 mulai menurunkan debit air di sejumlah wilayah Sleman. PDAM Tirta Sembada memastikan distribusi air ke 45.993 pelanggan tetap stabil.
DPRD Sleman menilai pemetaan sekitar 114.000 UMKM belum optimal. Pemerintah diminta menyesuaikan pemberdayaan dengan persoalan tiap pelaku usaha.
Anggota DPRD Gunungkidul Mega Nusantara Wati kaget masuk desil 5 DTSEN. Begini penjelasan soal desil dan cara mengajukan pembaruan data.