Remaja Putri Gunungkidul Jadi Fokus Pencegahan Stunting dan Anemia
Dinkes Gunungkidul gencarkan Aksi Bergizi di sekolah untuk cegah anemia dan stunting pada remaja putri.
Ilustrasi mayat/Ist-Okezone
Harianjogja.com, JOGJA - Seorang pria lanjut usia (lansia) berinisial YS, 68, warga Ngupasan, Gondomanan ditemukan meninggal dunia di kediamannya pada Selasa (1/2/2022) siang. Polisi menyebut, YS meninggal dunia akibat penyakit jantung yang dideritanya.
Kapolsek Gondomanan, Kompol Andhies Fitriya Utomo mengatakan, korban pertama kali ditemukan oleh seorang tukang becak yang tengah mangkal di depan kediamannya. Saat itu saksi melihat korban tersungkur sekira pukul 10.00 WIB.
"Saksi lantas meminta bantuan seorang warga lain untuk mengecek kondisi korban," ungkap Kapolsek.
Saat tersungkur itu, kondisi korban diduga telah dalam keadaan meninggal dunia. Kedua saksi lantas meminta bantuan penanganan kepada Polsek setempat melalui Bhabinkamtibmas.
"Sekitar pukul 12.00 Wib petugas kepolisian dan keluarga korban tiba di lokasi. Saat diperiksa korban sudah dalam keadaan meninggal dunia," ungkap Andhies.
BACA JUGA: Musim Durian Merapi Tiba, Warga Jogja Serbu Pasar Kembang
Berdasarkan keterangan keluarga, korban diketahui tinggal sebatang kara di rumah tersebut. Ia juga diketahui mempunyai riwayat penyakit jantung yang menahun.
"Korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke PUKJ Jalan Wates untuk prosesi pemakaman," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinkes Gunungkidul gencarkan Aksi Bergizi di sekolah untuk cegah anemia dan stunting pada remaja putri.
JTT mencatat 149.389 kendaraan melintas GT Cikampek Utama saat libur Idul Adha, naik 32% dibanding kondisi normal.
Jadwal KRL Jogja-Solo terbaru dengan tarif Rp8.000. Simak jam keberangkatan lengkap dari Yogyakarta hingga Palur untuk perjalanan lebih praktis.
Jadwal KRL Solo-Jogja terbaru dengan tarif Rp8.000. Cek jam keberangkatan dari Palur hingga Yogyakarta untuk perjalanan lebih praktis.
Panglima TNI Agus Subiyanto meminta alumni SMA Taruna Nusantara menjadi generasi adaptif, berkarakter, dan berintegritas menuju Indonesia Emas 2045.
Pakar UMY mengungkap blackout Sumatra bukan sekadar gangguan transmisi, tetapi menunjukkan lemahnya ketahanan sistem kelistrikan dan proteksi jaringan.