Advertisement
Ancaman Badai Belum Pasti Berlalu dari Jogja Hingga Sepekan ke Depan

Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA-Ancaman hujan badai belum berlalu dari wilayah Jogja dan sekitarnya setidaknya hingga sepekan ke depan. BMKG meminta masyarakat waspada bencana hidrometeorologi akibat cuaca ekstrem.
Kepala Stasiun Meteorologi Yogyakarta BMKG, Warjono, mengatakan meski terjadi cuaca ekstrem dalam beberapa hari terakhir, saat ini belum terbentuk adanya bibit siklon baru.
Advertisement
BACA JUGA: Hujan Es Guyur Kawasan Utara Tugu Jogja, Hujan Angin Terjang Sleman
Analisis cuaca sementara menunjukkan adanya pusat tekanan rendah di sebelah barat Australia meningkatkan aliran udara dari Asia melewati wilayah Jawa termasuk DIY. Akibatnya, hujan badai atau hujan deras disertai angin kencang sering turun di Kota Jogja dan wilayah administratif di sekitarnya seperti Sleman dan Bantul.
“Kelembapan relatif yang tinggi pada lapisan 850-500 mb, berkisar antara 80-90 persen dan mendukung terbentuknya awan cumulonimbus di wilayah DIY. Analisa citra satelit Himawari dan radar cuaca menunjukan adanya pertumbuhan awan konvektif atau cumulonimbus,” katanya.
BMKG mengeluarkan prakiraan cuaca untuk Jogja dan sekitarnya hingga Sabtu (5/2/2022) besok.
Kabupaten Bantul berawan pada Jumat (4/2/2022) dan mulai hujan pada Sabtu (5/2/2022) dini hari. Kabupaten Sleman cerah dan berawan tebal. Kabupaten Kulonprogo berawan.
Kemudian Gunungkidul berawan pada Jumat (4/2/2022) pagi hingga siang, lalu pada malam hingga Sabtu (5/2/2022) dini hari hujan. Kota Jogja cerah pada Jumat (4/2/2023) pagi yang kemudian berawan hingga Sabtu (5/2) dini hari. Di semua wilayah DIY, pada Sabtu (5/2/2022) pagi diperkirakan turun hujan ringan hingga sedang.
BACA JUGA: Ngeri! Ini Foto-Foto Imbas Hujan Badai di Jogja dan Sleman
Ia mengatakan berdasarkan prediksi kondisi global, regional, dan probabilistik model, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat diperkirakan mengguyur sejumlah wilayah DIY dalam sepekan ke depan.
Masyarakat Jogja dan sekitarnya diimbau agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap potensi cuaca ekstrem seperti puting beliung, hujan lebat yang disertai petir, angin kencang, hujan es, serta bencana hidrometeorologi yang dapat ditimbulkan hujan badai seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, maupun pohon tumbang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement

KAI Catat 16,2 Juta Pemudik Gunakan Kereta Api Selama Angkutan Lebaran
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Simak Jadwal KRL Jogja Solo Selama Libur Lebaran, Berlaku hingga 13 April 2025
- Rute dan Jadwal Bus Trans Jogja ke Tempat-Tempat Wisata
- Khusus Libur Lebaran hingga 13 April 2025, Berikut Jadwal KRL Solo Jogja dari Stasiun Palur Sampai Tugu Jogja
- Hanya Khusus Libur Lebaran 2025, Berikut Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo PP
- Hanya Rp11.600, Berikut Jadwal Angkutan Shuttle Rute Malioboro-Parangtritis
Advertisement
Advertisement