Pengusaha Baju Muslim di Bantul Raup Omzet Rp1 Miliar dalam Sebulan
Pada April tahun ini, omzet usahanya bahkan menembus Rp1 miliar dalam satu bulan, sementara omzet rata-rata bulanannya mencapai puluhan hingga ratusan juta
Bus pariwisata menabrak tebing Bukit Bego di Jalan Imogiri Mangunan, Bantul, Minggu (6/2/2022)./Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, BANTUL—Banyak penumpang terlempar dari bus pariwisata yang menabrak tebing Bukit Bego di Jalan Imogiri Mangunan, Desa Wukirsari, Kecamatan Imogiri, Bantul, Minggu (6/2/2022).
Seorang saksi mata yang melihat kecelakaan tersebut, R. Muhammad Elko Pasa, 36, mengatakan peristiwa maut itu terjadi sekitar pukul 13.30 WIB.
BACA JUGA: Korban Tewas akibat Kecelakaan di Jalan Imogiri Mangunan Menjadi 13 Orang
Saat kejadian Elko Pasa tepat di berada di depan bus yang mengalami kecelakaan. Mobil yang dia kemudikan berhenti karena karena ada mobil mogok yang meminta bantuan.
Saat itu, dia sudah mendengar bus warna hijau melaju dari atas atau dari arah Mangunan hendak menuju Imogiri. Dia sudah memberikan aba-aba agar bus berjalan pelan karena ada mobil mogok. Namun bus tersebut sudah oleng ke kanan dan ke kiri. Akhirnya bus berbelok ke kanan dan menabrak tebing.
“Ada berapa penumpang yang terlempar ke luar bus. Setelah itu saya mendekat dan sudah banyak darah. Saya takut,” kata Elko Pasa.
Warga Imogiri ini pun akhirnya menelepon Polsek Imogiri. Setelah itu polisi, Basarnas, sukarelawan, dan warga langsung melakukan evakuasi. Beberapa mobil ambulans berseliweran melarikan korban ke rumah sakit.
Ia mengatakan banyak penumpang yang patah tulang. Ada juga yang kejepit. Elki Pasa menduga bus mengalami rem blong. Sementara di depannya banyak kendaraan sehingga sopir membanting setir ke kanan dan menabrak tebing.
Korban tewas akibat bus pariwisata menabrak tebing Bukit Bego di Jalan Imogiri-Mangunan, Dusun Kedungguweng, Desa Wukirsari, Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul, Minggu (6/2/2022) siang sebanyak 13 orang.
Kepala Unit Penegakan Hukum Satlantas Polres Bantul Iptu Maryono memgatakan berdasarkan laporan anggotanya di sejumlah rumah sakit, korban meninggal dunia dalam kecelakaan bus pariwisata itu 13 orang.
“Laporan anggota di rumah sakit. Penumpang bus ada 42 orang. Yang meninggal dunia 13 orang, lainnya luka-luka,” kata Maryono di lokasi kejadian, Minggu (6/2).
Maryono mengatakan korban meninggal dunia dan luka berat dievakuasi ke tiga rumah sakit, yakni Rumah Sakit Umum Daerah Panembahan Senopati Bantul, PKU Muhammadiyah Bantul, dan Rumah Sakit Nurhidayah.
“Adapun yang luka ringan ringan dirawat di Puskesmas Imogiri,” ujar Maryono.
BACA JUGA: Kecelakaan Bus Pariwisata, Tabrak Tebing Bukit Bego di Jalan Imogiri Mangunan, 4 Orang Tewas
Sebelumnya, Kasat Lantas Polres Bantul, AKP Gunawan, mengatakan bus bernomor polisi AD 1507 EH berwarna hijau corak putih tersebut melaju dari arah Mangunan menuju arah Imogiri. Bus rombongan wisatawan tersebut berisi 40 orang dari Solo, Jawa Tengah, hendak menuju kawasan Pantai Parangtritis.
Sampai di Jalan Imogiri Mangunan, bus menabrak pembatas jalan sampai akhirnya menabrak tebing di Bukit Bego. “Dari awal sudah oleng, diduga rem blong,” terang Gunawan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pada April tahun ini, omzet usahanya bahkan menembus Rp1 miliar dalam satu bulan, sementara omzet rata-rata bulanannya mencapai puluhan hingga ratusan juta
361 jemaah haji Gunungkidul dipastikan sehat dan siap menjalani puncak ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina
Ducati jual fairing asli MotoGP GP25 Márquez dan Bagnaia lewat MotoGP Authentics untuk kolektor
Meta PHK 8.000 karyawan di tengah investasi besar AI meski perusahaan catat laba tinggi
Pembangunan akses keluar-masuk (ramp on/off) dan Gerbang Tol Trihanggo di area Simpang Kronggahan, Sleman terus bergulir. Proyek konstruksi yang menjadi bagian
Survei State of Motherhood 2026 ungkap rumah tangga bisa kacau dalam 1–2 hari tanpa peran ibu