Advertisement
Pemda DIY Siapkan Sejumlah Opsi untuk Penanganan Jalur Mangunan, Ini Isinya

Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Pemda DIY menyiapkan sejumlah opsi jangka pendek dan jangka panjang untuk penanganan jalur wisata rawan kecelakaan seperti Mangunan Bantul menyusul kecelakaan yang menewaskan 13 orang di Bukit Bego, Minggu (6/2/2022). Selain memperbanyak rambu lalu lintas, sejumlah tulisan peringatan akan dipasang di kawasan tersebut.
Kepala Dinas Perhubungan DIY Ni Made Dwipanti mengatakan evaluasi jalur kawasan wisata di Mangunan melibatkan berbagai pihak termasuk Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Energi Sumber Daya Mineral (PUP-ESDM) DIY. Rekomendasi yang dikeluarkan antara lain memperbanyak rambu lalu lintas. Menurutnya rambu sebenarnya sudah ada di sejumlah titik kawasan tersebut.
Advertisement
BACA JUGA: KNKT: Ada Kesamaan Kecelakaan Bukit Bego Bantul & Balikpapan, Ini Penjelasannya
Namun, rambu perlu ditambah dengan jarak lebih jauh sebelum tanjakan. Hal ini untuk mengingatkan sopir tentang jalan menanjak dan rawan kecelakaan yang akan dilalui. Tidak hanya rambu-rambu, tulisan peringatan mengenai kondisi geografis juga akan ditambah untuk menginformasikan kepada pengendara yang belum pernah melintas. Pemasangan rambu dan tulisan peringatan ini menjadi salah satu opsi jangka pendek.
Rekomendasi jangka panjang yang akan dikaji adalah kemungkinan titik transfer poin untuk bus besar. Titik-tikik tersebut untuk mengecek kondisi bus-bus besar yang akan naik.
BACA JUGA: Cegah Kecelakaan Maut, Jalur Penyelamat Mirip di Tol Bakal Dibangun di Sekitar Bukit Bego Bantul
Pemda DIY juga mempertimbangkan pembangunan jalur penyelamat sebagaimana usulan Dinas Perhubungan Bantul.
“Terkait jalur penyelamat kami akan melihat situasinya. Kami belum bisa ambil keputusan,” ucapnya, Rabu (9/2/2022).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Polda DIY Catat Titik Arus Balik Tertinggi ada di Tempel
- Lurah di Gunungkidul Wajib Bikin LHKPN ke KPK
- Pakar UGM Nilai Desentralisasi Total Pengelolaan Sampah Tidak Tepat
- Kegiatan Monoton dan Kurang Menarik Jadi Pengganjal Peningkatan Lama Tinggal Wisatawan di DIY
- Ingin Hasil ASPD Optimal, Dinas Pendidikan Gunungkidul Gelar Tryout
Advertisement
Advertisement