Kali Belakang Kantor Pemkab Gunungkidul Ditutup, Habiskan Rp1 Miliar
Penutupan kali di belakang Kantor Pemkab Gunungkidul menelan Rp1,019 miliar untuk pembangunan parkir Taman Kuliner Wonosari.
Pengunjung sedang bermain di kawasan Pantai Kukup, Kalurahan Kemadang, Tanjungsari, Jumat (14/5/2021). - Harian Jogja/David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Pemberlakukan PPKM level tiga berdampak terhadap operasional wisata di Gunungkidul. Selain adanya pengurangan kuota kunjungan, juga ada kebijakan ganjil genap masuk destinasi.
Meski demikian, aturan di Gunungkidul diterapkan secara situasional dengan mengacu kondisi di lapangan.
Kepala Dinas Pariwisata Gunungkidul, Muhammad Arif Aldian mengatakan, penerapan PPKM Level tiga, maka ada kebijakan ganjil genap. Pihaknya, juga berusaha mematuhi aturan ini, tapi pelaksanaan melihat situasi di lapangan. Salah satunya mengacu berdasarkan tingkat kunjungan wisata.
“Kami berupaya terapkan ganjil genap, tapi juga menyesuaikan yang ada di lapangan,” katanya kepada wartawan, Selasa (15/2/2022).
Aldian menjelaskan, penerapan ganjil genap diberlakukan untuk mengurangi kepadatan. Meski demikian, selama ini tingkat kunjungan di Gunungkidul masih jauh di bawah kapasitas maksimal.
Sesuai dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri yang diteruskan melalui Instruksi Bupati Gunungkidul, maka ada pengurangan kapasitas maksimal dari 75% menjadi 25% selama diberlakukannya PPKM level tiga. Namun demikian, Aldian berkilah selama ini tingkat kunjungan masih sekitar 10% dari ketentuan yang ada.
BACA JUGA:Polisi Bongkar Makam Bayi yang Meninggal Mencurigakan di Bantul
“Kami berharap, wisatawan juga bisa mematuhi kebijakan yang diterapkan di PPKM level tiga ini,” ujarnya.
Untuk mencegah terjadinya penularan di area wisata, Aldian mengaku akan memaksimalkan protokol kesehatan seperti penggunaan masker dan tetap menjaga jarak selama berwisata. “Selain itu, kami juga sudah menyiapkan fasilitas cuci tangan,” katanya.
Disinggung mengenai pengunaan aplikasi Peduli Lindungi, ia mengakui seluruh wisatawan sudah menggunakan aplikasi itu. Meski demikian, ada beberapa lokasi wisata yang terkendala jaringan telekomunikasi. “Kalau aplikasi Peduli Lindungi tidak bisa diakses dengan baik, untuk masuk dapat menunjukkan kartu vaksin,” katanya.
Kasatlantas Polres Gunungkidul, AKP Martinus Griyavinto Sakti mengatakan, untuk penerapan aturan ganjil genap menuju wisata siap membantu Pemkab Gunungkidul. Meski demikian, pelaksanaannya akan menunggu koordinasi lebih lanjut. “Untuk teknisnya seperti yang sudah pernah dilaksanakan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Penutupan kali di belakang Kantor Pemkab Gunungkidul menelan Rp1,019 miliar untuk pembangunan parkir Taman Kuliner Wonosari.
Luka Modric mengaku malu setelah Kroasia kalah telak 0-7 dari Inggris di UEFA Nations League dan kini terancam degradasi.
Veda Ega Pratama bangkit dari insiden crash saat kualifikasi dan finis ke-11 pada Moto3 Jepang 2026. Pembalap Indonesia itu meraih 5 poin penting jelang Moto3 M
Tesla menghapus radio FM dan DAB pada Model 3 RWD baru di Australia. Pengguna kini mengandalkan TuneIn berbasis internet.
Anggun C. Sasmi kembali ke GBK setelah 36 tahun dan tampil di closing ceremony FIFA ASEAN Cup 2026 sebelum final Indonesia vs Thailand.
Penghargaan tersebut diberikan kepada pemerintah kabupaten/kota, sekretariat DPRD, pemerintah desa, dan perguruan tinggi yang menunjukkan kinerja baik dalam pen