Puluhan Mahasiswa UNJ Kunjungi Harian Jogja
Sebanyak 63 mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) bersama tiga dosen pendamping mengunjungi kantor Harian Jogja di Jalan AM Sangaji, Jogja, Kamis (21/5)
Polisi saat melakukan otopsi jasad bayi yang diduga meninggal tidak wajar di Kompleks Permakaman Ngasem, Canden, Kalurahan Canden, Kapanewon Jetis, Selasa (15/2/2022)./Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, BANTUL-Petugas gabungan dari Polsek Jetis, Tim Inafis Polres Bantul, dan Dokpol Polda DIY melakukan pembongkaran makam bayi di kompleks Permakaman Ngasem Canden RT03, Kalurahan Canden, Kapanewon Jetis, Bantul, Selasa (15/2/2022). Makam tersebut dibongkar karena diduga meninggal mencurigakan.
Selain membongkar makam, polisi juga mengamankan dua orang yang diduga sepasang kekasih atau orang tua dari bayi yang meninggal tersebut. Lurah Canden, Bejo WTP mengatakan pembongkaran makam bayi yang dilakukan oleh polisi bermula dari kecurigaan warga Canden karena menemukan makam baru.
Di atas makam tersebut juga ada batu nisan tertulis nama Arsila Bin Andreas yang meninggal pada 12 Januari 2022. Warga setempat curiga karena merasa tidak ada warga Canden yang meninggal dan tidak ada yang hamil kemudian bayinya meninggal dunia.
“Warga kemudian menanyakan kepada kaum [tokoh masyarakat yang dituakan] apakah kaum diminta untuk memakamkan orang dalam waktu satu bulan ini dan ternyata tidak. Warga juga menanyakan kepada warga lainnya apakah ada yang hamil dan anaknya meninggal ternyata tidak,” kata Bejo, disela-sela proses pembongkaran makam dan otopsi jasad bayi.
Setelah mencari tahu tidak ada warga Canden yang meninggal dunia dan tidak ada yang hamil dan anaknya meninggal dunia, warga kemudian menemukan dua orang remaja perempuan dan laki-laki pada Minggu (13/2/2022) sedang nyekar di makam baru tersebut. “Warga kemudian mengamankan dua orang tersebut dan menyerahkannya kepada polisi,” ujar Bejo.
BACA JUGA:Kemiringan Tanjakan Ekstrem di Gunungkidul Dikurangi 10 Persen, Pembebasan Lahan Telan Rp12 Miliar
Dua orang tersebut, lanjut Bejo, perempuan merupakan warga Bantul dan laki-laki warga luar Bantul. Bejo menduga dua orang tersebut merupakan ayah dan ibu dari bayi yang dikubur tersebut. Namun untuk lebih jelasnya ia menyerahkan kasus tersebut kepada polisi untuk mengungkapnya.
Kapolsek Jetis, AKP Hatta Azharuddin Amrullah membenarkan pihaknya sedang memeriksa dua orang yang diduga ayah dan ibu dari bayi tersebut, “Statusnya masih kita dalami, masih saksi, dugaannya apa nanti kita sampaikan lebih lanjut,” kata Hatta.
Untuk mendalami kasus tersebut pihaknya perlu melakukan pembongkaran dan otopsi dari jenazah bayi tersebut. Dari hasil pemeriksaan sementara, kata Hatta, bayi tersebut dikubur sejak sebulan lalu dan diduga dilahirkan dalam usia lima bulan. Namun kondisinya saat dibongkar mayat bayi tersebut sudah tinggal tulang belulang.
Pihaknya belum bisa menyampaikan apakah mayat bayi tersebut meninggal karena digugurkan atau lahir normal. Maka dari itu polisi perlu mendalami kasus tersebut dengan melakukan otopsi dari jasad bayi itu, “Kita masih berupaya mencari tahu kebenarannya,” tandas Hatta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 63 mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) bersama tiga dosen pendamping mengunjungi kantor Harian Jogja di Jalan AM Sangaji, Jogja, Kamis (21/5)
Nokia 1100 masih menjadi ponsel terlaris sepanjang sejarah dengan penjualan 250 juta unit. Simak daftar 20 ponsel paling laris di dunia versi Visual Capitalist.
Pembangunan Tol Jogja-Solo mencapai 98%. Jasa Marga menambah akses exit Tol Purwomartani menuju Bokoharjo yang ditargetkan fungsional saat Lebaran 2027.
CDC menyelidiki wabah salmonella terkait cabai jalapeno yang menyebabkan 345 orang sakit di 27 negara bagian AS dan 36 dirawat di rumah sakit.
Menkum Supratman Andi Agtas menunggu keputusan DPR terkait usulan perubahan nama RUU Perampasan Aset yang kini masih dikaji Komisi III.
Persija Jakarta kalahkan Arema FC 3-1 di perebutan peringkat 3 Piala Presiden 2026. Gol Witan, Abdulmanan, dan Dethan bawa Macan Kemayoran menang.